Harga Cabai Merah Besar Berbanding Terbalik Dengan Harga Cabai Rawit di Pasar Tradisional Sumenep

- Redaksi

Senin, 4 Maret 2024 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Cabai Merah Besar di Pasar Tradisional Sumenep

Ilustrasi Cabai Merah Besar di Pasar Tradisional Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Harga cabai merah besar kembali merangkak naik, dari harga sebelumnya mencapai Rp100 ribu perkilogram menjadi Rp120 ribu perkilogram.

Hal itu diungkapkan salah satu pedagang di Pasar Anom Sumenep kepada media ini, Senin 04 Februari 2024.

Dirinya mengatakan bahwa kenaikan harga cabai merah besar di pasar Anom baru Sumenep ini terjadi sejak beberapa hari terakhir ini.

“Hal ini kemungkinan dikarenakan pasokan dan stoknya mulai berkurang dari petani Mas,” sebut Yani.

Lebih lanjut ia menjelaskan harga cabai merah besar mulai melonjak naik dan ini adalah harga termahal cabai merah besar di pasar tradisional Sumenep.

Baca Juga :  Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Tinjau Progres Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep

“Itu juga disebabkan karena banyaknya petani cabai merah besar yang gagal panen sehingga menyebabkan pasokan mulai habis,” jelasnya.

Ini tentunya berbanding terbalik dengan harga cabai rawit kata Yani menyebut dimana harganya mulai menurun dari Rp100 ribu menjadi Rp80 perkilogram.

Baca Juga :  Kedapatan Bawa Narkoba, Warga Dusun Belimbing Bulu Pamolokan Diciduk Satresnarkoba Polres Sumenep

“Kalau cabai rawit stoknya banyak. Makanya harganya mulai menurun dibanding cabai merah besar. Semoga saja turun menjelang Bulan Suci Ramadhan Mas,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi di Tengah Kepungan Asap
Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan Rangkaian HUT ke-81 RI di Guluk-Guluk, Camat Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Semangat Gotong Royong
Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep Resmi Ditutup, Atlet Terbaik Siap Melaju ke Kejurwil Jatim
Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026
AMPD Desak Kemenag Buka Suara Soal Isu Pengisian Jabatan Strategis, Nilai Transparansi Jadi Penentu Kepercayaan Publik
Pelantikan PC IPNU-IPPNU Sumenep 2026-2028, KH Widadi Rahim: Regenerasi NU Lahirkan Pemimpin Masa Depan
dr. Laos Soroti Stigma ODGJ di Sumenep, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan
Debut Manis Atlet Baru, Kontingen Angkat Berat Sumenep Borong Dua Medali Perunggu di Kejurprov PABERSI Jatim 2026

BERITA TERKAIT

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:50 WIB

KMP Mutiara Santosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, Ratusan Penumpang Dievakuasi di Tengah Kepungan Asap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Ribuan Warga Semarakkan Pembukaan Rangkaian HUT ke-81 RI di Guluk-Guluk, Camat Ajak Masyarakat Rawat Persatuan dan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Kejurcab V Pagar Nusa Sumenep Resmi Ditutup, Atlet Terbaik Siap Melaju ke Kejurwil Jatim

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Membanggakan! Siswi SDN Gapura Barat I Sumenep Tembus Juara III OPEC Se-Madura 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:14 WIB

AMPD Desak Kemenag Buka Suara Soal Isu Pengisian Jabatan Strategis, Nilai Transparansi Jadi Penentu Kepercayaan Publik

BERITA TERBARU