JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Desa Pabian dan kawasan Perum Satelit diselimuti suasana meriah. Ribuan warga tumpah ruah memenuhi jalanan untuk mengikuti kegiatan Jalan-jalan Sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Dari anak-anak hingga orang tua, semua larut dalam semangat kebersamaan, membawa harapan dan doa agar nilai kemerdekaan tetap hidup dalam denyut kehidupan masyarakat, Minggu (24/08/2025)
Di balik keceriaan itu, jajaran Satlantas Polres Sumenep hadir memberikan rasa aman. Sejak pukul enam pagi, personel sudah bersiaga di berbagai titik. Mereka mengawal iring-iringan peserta, menjaga simpul-simpul jalan, hingga memastikan arus lalu lintas tetap lancar. Kehadiran polisi lalu lintas yang mengenakan seragam khas putih biru ini menambah rasa tenang, sehingga warga dapat menikmati kegiatan tanpa rasa khawatir.
Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Sumenep, AKP Ninit Titis Dwiyani, S.H., menegaskan bahwa setiap kegiatan masyarakat adalah ruang pengabdian bagi Polri untuk hadir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami tidak hanya mengawal ribuan peserta Jalan Sehat, tetapi juga memastikan arus lalu lintas tetap lancar sehingga aktivitas masyarakat lainnya tidak terganggu,” ujarnya.
Ia menambahkan, jajaran Satlantas berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam setiap momentum kebersamaan rakyat.
“Kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan kondusif. Tidak ada hambatan maupun kejadian yang mengganggu. Kami bersyukur bisa turut menjaga semangat perayaan kemerdekaan bersama warga,” jelasnya.
Jalan Sehat HUT RI ke-80 ini bukan sekadar ajang olahraga ringan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Senyum anak-anak yang berlari kecil di jalan, semangat para pemuda yang kompak mengenakan atribut merah putih, hingga langkah pelan para orang tua yang tetap berpartisipasi, semuanya menggambarkan betapa kemerdekaan dirayakan dengan penuh kegembiraan.
Polres Sumenep, melalui jajaran lalu lintasnya, berhasil menjaga irama kebersamaan itu. Bagi warga, kehadiran polisi di tengah mereka bukan sekadar tugas formal, melainkan simbol kepedulian negara yang hadir tanpa jarak. Masyarakat merasa lebih terlindungi, lebih dihargai, dan lebih percaya bahwa aparat kepolisian senantiasa ada bersama rakyat.
“Harapan kami, momentum HUT RI ke-80 ini semakin mempererat kebersamaan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta menghadirkan suasana penuh persaudaraan di Kabupaten Sumenep. Inilah makna merdeka yang sesungguhnya: rakyat dan aparat bersatu menjaga persatuan,” pungkasnya. (REDJAVA****)










