Sadey Gozal: Simfoni Abadi Sang Maestro, Menembus Zaman dan Batas

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sang Musisi Legendaris Madura Sadel Gozal

Sang Musisi Legendaris Madura Sadel Gozal

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Nama Sadey Gozal bukan sekadar legenda, melainkan mahakarya yang terus berdenyut dalam nadi musik Madura.

Ia bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga arsitek melodi yang telah menemani berbagai generasi. Dalam peringatan Hari Musik Nasional 2025, gaung namanya kembali menggema, membuktikan bahwa musik sejati tak pernah mengenal usia, tak pernah tergerus oleh waktu.

Sosok yang dikenal dengan senyum hangat dan energi tanpa batas ini menjadi bintang dalam program spesial “Inspirasi Akhir Pekan”, di mana ia berbagi kisah panjang perjalanannya di dunia musik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam suasana penuh nostalgia, Sadey Gozal menuturkan bagaimana musik telah menjadi ruh dan nafas hidupnya, bukan sekadar hiburan, melainkan filosofi yang menyatukan manusia dalam harmoni yang tak terbatas.

“Musik itu bukan sekadar nada dan lirik. Ia adalah jiwa yang menghidupkan manusia, menyatukan perbedaan, dan mengabadikan kenangan,” ungkapnya kepada media ini, Senin (10/03/2025).

Bagi masyarakat Madura, nama Sadey Gozal bukan hanya dikenang sebagai musisi, tetapi juga sebagai ikon kebanggaan yang meleburkan seni dengan nilai-nilai budaya lokal.

Baca Juga :  Perssu Madura City Bidik Tiga Poin Krusial Melawan Persepam Pamekasan

Lagu-lagunya yang sarat pesan moral telah menjadi warisan yang mengakar kuat dalam identitas masyarakat Sumenep.

Dalam momentum peringatan Hari Musik Nasional 9 Maret 2025, Sadey Gozal menyoroti peran musik yang jauh lebih dalam dari sekadar seni hiburan.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Tanggul Jebol di Patean, Dandim Bersama Forkopimda Sumenep Berikan Bantuan Sembako

Baginya, musik adalah cerminan peradaban, pengikat persatuan, dan kekuatan yang dapat menggerakkan bangsa.

“Musik adalah saksi sejarah. Ia membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai luhur, dan menjadi jembatan pemersatu yang melampaui sekat sosial maupun geografis,” tegasnya.

Lebih dari itu, Sadey juga menyoroti betapa besar potensi musik sebagai sumber daya ekonomi yang selama ini kurang mendapatkan perhatian serius.

“Industri musik tidak hanya tentang panggung dan popularitas. Di baliknya ada ribuan orang yang menggantungkan hidup, mulai dari musisi, pencipta lagu, produser, hingga para pekerja seni lainnya. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus lebih menghargai serta memberikan ruang bagi para pelaku industri musik untuk terus berkembang,” ujarnya.

Hari Musik Nasional bukan sekadar perayaan, melainkan momen refleksi bagi para pelaku industri kreatif untuk terus berinovasi dan menggali potensi yang ada.

Baca Juga :  Haru-Kenang Masa Sekolah Fauzi Kecil, Ibu Nanik : Sering Terlambat Sekolah

Sadey Gozal berharap agar ekosistem musik di Indonesia semakin dihargai, bukan hanya sebagai sarana ekspresi, tetapi juga sebagai elemen penting dalam pembangunan kebudayaan bangsa.

“Indonesia memiliki khazanah musik yang luar biasa. Jika dikelola dengan serius, bukan hanya menghibur, tetapi juga bisa menjadi kebanggaan nasional yang bergaung hingga ke tingkat dunia,” pungkasnya.

Sadey Gozal bukan hanya sekadar nama. Ia adalah legenda yang akan terus bernyanyi dalam ingatan, seperti simfoni yang tak akan pernah berakhir. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

HUT ke-14 IWO Sumenep: Pers Merdeka Menguat, Sinergi dengan Polisi Jadi Energi Baru Demokrasi
Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2
Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep
Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1
DPMPTSP Sumenep Gelar SALEHA, Dorong Pelaku Usaha Sadar Legalitas dan Naik Kelas
Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi
Camat Guluk-Guluk Dorong Anak Berani Berkreasi di Hari Kemerdekaan Lewat Lomba Mewarnai
Dispusip Sumenep Bangun Generasi Literat, Pembekalan Lomba Bertutur Jadi Jalan Menumbuhkan Keberanian Sejak Dini

BERITA TERKAIT

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:13 WIB

HUT ke-14 IWO Sumenep: Pers Merdeka Menguat, Sinergi dengan Polisi Jadi Energi Baru Demokrasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:12 WIB

Ritme Laga Sengit Warnai Mini Soccer HUT RI, Forkopimda Sumenep Menang Dramatis 3-2

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Sabu 0,12 Gram Terbongkar, Dua Pemuda Diamankan Satresnarkoba Polresta Sumenep

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Perpusling Sumenep Bikin Suasana Sekolah Berubah, Buku dan Olahraga Jadi Magnet Siswa SDN Kebunan 1

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:27 WIB

Laga Mini Soccer Forkopimda vs BMPD di Sumenep Jadi Ajang Perkuat Silaturahmi

BERITA TERBARU