Saat Polisi Menyeka Air Mata Rakyat: Kepedulian Tanpa Sekat di Pelosok Kangean

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Kangean IPTU Datun Sabagyo, SH saat Memberikan Bantuan Kepada Penerima Bantuan di Desa Angkatan Kecamatan Kangean, Jum'at (28/03/2025)

Kapolsek Kangean IPTU Datun Sabagyo, SH saat Memberikan Bantuan Kepada Penerima Bantuan di Desa Angkatan Kecamatan Kangean, Jum'at (28/03/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah derasnya arus kehidupan yang kerap kali tak berpihak kepada mereka yang lemah, ada secercah harapan yang datang dari seragam cokelat yang selama ini dikenal sebagai penjaga hukum. Jumat (28/3/2025), di sudut kecil Pulau Kangean, tepatnya di Dusun Temor Lorong, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, secarik kisah tentang kepedulian itu terukir.

Bukan dengan pentungan atau sirene, bukan pula dengan operasi penertiban. Kali ini, jajaran Polsek Kangean yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Datun Subagyo, SH. hadir dengan tangan terbuka, membawa sesuatu yang lebih berharga daripada sekadar kewajiban: kemanusiaan.

Dengan langkah mantap namun penuh ketulusan, IPTU Datun Subagyo, SH berjalan memasuki dusun, menyapa warga satu per satu. Matanya tajam, tetapi bukan untuk mengawasi, melainkan untuk memahami. Senyum yang tersungging di wajahnya bukan sekadar formalitas, melainkan ungkapan hati yang sungguh-sungguh peduli.

“Kami datang bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Polisi bukan hanya tentang menangkap penjahat atau mengatur lalu lintas, tetapi juga tentang memastikan bahwa tak ada warga yang terpinggirkan, tak ada yang dibiarkan berjuang sendirian,” ujarnya, dengan suara yang tegas.

Baginya, menjadi Kapolsek di wilayah kepulauan bukan sekadar tugas administratif, tetapi sebuah tanggung jawab moral. Wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan ini kerap kali luput dari perhatian, dan ia merasa bahwa sudah menjadi kewajibannya untuk menghadirkan negara di tengah-tengah rakyat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa polisi juga bisa menjadi sahabat rakyat. Bukan hanya hadir saat ada masalah, tetapi juga saat masyarakat butuh kehangatan dan kepedulian,” lanjutnya.

Sepuluh warga kurang mampu, yang selama ini mungkin hanya bisa menggantungkan harapan pada belas kasih tetangga, menerima paket sembako yang diberikan dengan penuh kehangatan. Beras, minyak goreng, mie instan, dan gula pasir, bukan sekadar bahan pangan, tetapi simbol bahwa mereka tak sendiri di tengah kerasnya hidup.

Baca Juga :  Dihadiri Ribuan Penonton, Sumenep Harmony To Solidarity Sukses Digelar

Tak ada sekat antara polisi dan rakyat hari itu. AIPTU Sulaeman, AIPDA R. Hendra K, SH, BRIPKA Hamsun Bisri S, SH, BRIGPOL Beta, Nur Insani, SH., MH, BRIPDA M. Alfin, dan BRIPDA Rendi, yang biasanya berbaris tegap dalam apel pagi, kini duduk bersila bersama warga, berbagi cerita, tawa, dan harapan.

Seorang ibu tua yang menerima bantuan tak mampu menahan haru. Matanya berkaca-kaca saat menerima bingkisan itu.

“Saya tidak pernah menyangka polisi akan datang membawa berkah seperti ini. Ini bukan sekadar bantuan, ini kepedulian yang kami butuhkan,” lirihnya, nyaris tak terdengar.

IPTU Datun Subagyo, SH yang menyaksikan langsung respons warga, hanya tersenyum. Baginya, ini bukan tentang seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana kehadiran polisi bisa dirasakan dengan cara yang berbeda.

“Kegiatan sosial ini bukan sekadar program seremonial, melainkan benang merah yang menghubungkan kepolisian dengan hati masyarakat. Di tengah berbagai stigma dan tantangan, aksi kecil ini menjadi bukti bahwa polisi tak sekadar hadir saat ada laporan, tetapi juga ketika rakyatnya butuh uluran tangan,” pungkas Mantan Kapolsek Sapeken.

Dunia boleh terus bergerak maju, hukum bisa terus diperbarui, tetapi satu hal yang tetap abadi: kemanusiaan. Dan di Pulau Kangean hari itu, kemanusiaan telah menemukan jalannya melalui tangan-tangan yang selama ini dikenal sebagai penegak aturan.

Baca Juga :  Dukung Program JKN, Kejari Sumenep Optimalkan Peran Jaksa Pengacara Negara

Ketika hukum disandingkan dengan kepedulian, di sanalah kepercayaan tumbuh, dan di sanalah harapan menemukan tempatnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU