JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sumenep terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, salah satunya melalui sektor pertanian padi. Program ini dijalankan sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Peserta Maganghub yang memiliki latar belakang pendidikan pertanian berbagi ilmu dan pengalaman terkait pengolahan lahan untuk persiapan penanaman padi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan langsung warga binaan di sawah milik Rutan Sumenep.
Warga binaan bersama peserta magang jurusan pertanian terjun langsung ke lahan pertanian. Mereka bersama-sama melakukan persiapan olah lahan, mulai dari pengolahan tanah hingga tahapan awal sebelum proses penanaman padi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembinaan kemandirian di bidang pertanian yang terus dikembangkan oleh Rutan Sumenep.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Sumenep, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan bahwa kolaborasi antara peserta magang dan warga binaan memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan pembinaan.
“Kegiatan ini sangat positif karena terjadi transfer ilmu yang bermanfaat. Selain meningkatkan keterampilan warga binaan di bidang pertanian, kegiatan ini juga mendukung program ketahanan pangan yang tengah kami kembangkan di Rutan Sumenep,” kata Thoha Yahya Umar Sidiq, Jum’at (19/12/2025).
Ia menambahkan, pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian tidak hanya berorientasi pada aktivitas selama masa pidana, tetapi juga diarahkan sebagai bekal keterampilan produktif bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana.
“Kami berharap pembinaan pertanian padi ini dapat berjalan lebih optimal, sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Sumenep menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, serta berkontribusi nyata terhadap upaya ketahanan pangan. (REDJAVA****)









