Dispusip Sumenep Gairahkan Literasi Pelajar, Perpusling Jadi Magnet di Pekan Literasi SMAN 1

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pustakawan Ahli Muda Drs Syaiful Bahri Saat Bersama Salah Satu Peserta Literasi Yang Digelar SMAN 1 Sumenep

Pustakawan Ahli Muda Drs Syaiful Bahri Saat Bersama Salah Satu Peserta Literasi Yang Digelar SMAN 1 Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP Suasana halaman SMAN 1 Sumenep pada Selasa (7/10/2025) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa tampak berdesakan di bawah sinar matahari, berebut buku bacaan dari mobil Perpustakaan Keliling (Perpusling) milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep, Selasa (07/10/2025)

Kegiatan ini berlangsung di bawah matahari, bahkan di bawah terik sinar matahari yang cukup menyengat. Namun hal itu sama sekali tidak menyurutkan semangat para pelajar. Mereka tetap asyik memilih dan membaca buku seolah panas tak berarti apa-apa dibanding kegembiraan menemukan bacaan baru.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pekan Literasi SMAN 1 Sumenep, sebuah ajang tahunan yang digelar sekolah untuk menumbuhkan semangat membaca di kalangan siswa. Kehadiran Perpusling sukses menjadi daya tarik tersendiri dan menghadirkan suasana literasi yang hidup di area sekolah.

Baca Juga :  Raker PWI Sumenep Bahas Isu Kemiskinan dan Penguatan Potensi Desa

Begitu mobil buku dibuka, para pelajar langsung menyerbu. Ada yang duduk di atas paving halaman, ada yang berdiri di bawah sinar matahari sambil membuka halaman demi halaman buku. Keringat bercucuran, tapi senyum mereka tak hilang.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka berebut memilih buku, lalu membaca dengan semangat tinggi. Bahkan panas terik matahari tidak membuat mereka berhenti,” ujar Drs. Syaiful Bahri, Pustakawan Ahli Muda Dispusip Kabupaten Sumenep, di sela kegiatan.

Menurut Syaiful, semangat literasi seperti ini menunjukkan bahwa minat baca di kalangan pelajar Sumenep masih tumbuh kuat dan hidup.

“Ada siswa yang tetap duduk di bawah terik sinar matahari sambil membaca. Itu luar biasa! Mereka menikmati bacaan seolah sedang berada di taman yang sejuk,” tuturnya dengan bangga.

Ia menjelaskan, kehadiran Perpusling dalam Pekan Literasi merupakan bentuk dukungan konkret Dispusip Sumenep terhadap dunia pendidikan. Perpusling hadir bukan sekadar membawa buku, tetapi juga membawa semangat baru bagi siswa agar semakin dekat dengan dunia literasi.

“Kami ingin memudahkan akses anak-anak terhadap bacaan. Jadi bukan mereka yang datang ke perpustakaan, tetapi perpustakaan yang datang menemui mereka,” jelasnya.

Bang Ipong sapaan akrabnya menambahkan, membaca di ruang terbuka di bawah sinar matahari justru memberi pengalaman berbeda bagi siswa.

“Mereka belajar menikmati buku dalam suasana alam terbuka. Di bawah matahari, di tengah keringat, tapi tetap bahagia. Itulah literasi yang sesungguhnya: hidup, menyala, dan membebaskan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SMAN 1 Sumenep yang konsisten menyelenggarakan Pekan Literasi sebagai wadah pembentukan karakter pelajar.

Baca Juga :  Panen Teknologi di Kasengan, Bupati Fauzi Dorong Sumenep Masuk Era Smart Farming

“Kalau semua sekolah di Sumenep punya semangat seperti ini, saya yakin budaya membaca akan tumbuh kuat. Buku akan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak,” pungkasnya.

Pekan Literasi di SMAN 1 Sumenep pun berakhir dengan wajah-wajah ceria para siswa yang masih tenggelam dalam bacaan. Di bawah sinar matahari yang kian terik, semangat literasi mereka justru semakin menyala. Hari itu, literasi benar-benar hidup bukan di ruang ber-AC, tapi di halaman sekolah yang penuh semangat dan peluh kebahagiaan. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Polri : Kesiapan Pengamanan KTT G20 Sudah Capai 75 Persen

Berita Terkait

Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan
Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026
Usai Pulang Takziah, Warga Pulau Giliraja Dikejutkan Rumahnya Ludes Terbakar, Polisi Sebut Diduga Akibat Korsleting Listrik
Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa
Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, BPS Sumenep Bangun Sinergi Strategis dengan Polres
Di Tengah Langit Mendung, KBS Sumenep Tebar Kebahagiaan Lewat 105 Bungkus Nasi BUNGTURAT
Hendak Ambil Kayu ke Ladang, Warga Lobuk Sumenep Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Desa

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:21 WIB

Audiensi FWS di Komisi I DPRD Sumenep Berlangsung Gayeng, Dorong Tata Kelola e-Katalog dan Anggaran Publikasi Lebih Transparan

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:07 WIB

Percasi Sumenep Genjot Latihan Intensif, Bidik Prestasi Gemilang di Kejurprov Catur Jawa Timur 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:22 WIB

Usai Pulang Takziah, Warga Pulau Giliraja Dikejutkan Rumahnya Ludes Terbakar, Polisi Sebut Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:29 WIB

Menjaga Asa Pendidikan, Pemkab Sumenep Mulai Proses Pencairan Beasiswa bagi 126 Mahasiswa

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:46 WIB

Hallo Masyarakat Sumenep, Saatnya Dukung Jagoan Anda di Semifinal Festival Karaoke Dangdut Bupati Sumenep Cup 2026

Berita Terbaru