JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabupaten Sumenep kembali memiliki ruang baru bagi pengembangan syiar Islam. Rumah Khotmil Al-Qur’an Naghfir’s Institute resmi diresmikan sebagai pusat pembelajaran, pengkajian, riset, dan pengamalan Al-Qur’an yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta persoalan kehidupan modern.
Berlokasi di kawasan Lingkar Barat, rumah tersebut tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan Khotmil Al-Qur’an, tetapi juga dirancang sebagai pusat lahirnya gagasan, diskusi, dan riset yang menjadikan Al-Qur’an sebagai fondasi dalam membangun peradaban.
Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, S.H.I., S.H., M.Kn., mengatakan kehadiran Rumah Khotmil Al-Qur’an merupakan ikhtiar untuk menghadirkan Al-Qur’an lebih dekat dengan kehidupan masyarakat, bukan sekadar dibaca, tetapi dipahami dan diamalkan.
“Tujuan utama Rumah Khotmil Al-Qur’an ini adalah melahirkan masyarakat yang belajar Al-Qur’an sekaligus mengamalkan nilai-nilainya. Sebab sebaik-baik manusia adalah mereka yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya dalam kehidupan.” kata dr. Naghfir, Sabtu (11/07/2026)
Menurutnya, aktivitas di Rumah Khotmil Al-Qur’an tidak hanya berfokus pada kegiatan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Berbagai kajian ilmiah akan digelar secara rutin dengan menghadirkan perspektif Al-Qur’an terhadap beragam persoalan aktual.
Mulai dari isu politik, kehidupan berbangsa dan bernegara, ekonomi, sosial, pendidikan, hingga perkembangan sains dan teknologi akan menjadi bagian dari forum diskusi yang seluruhnya bermuara pada nilai-nilai Al-Qur’an.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Al-Qur’an selalu relevan dengan perkembangan zaman. Karena itu, berbagai riset dan diskusi akan diarahkan untuk menghubungkan Al-Qur’an dengan politik, ekonomi, sosial, kebangsaan, hingga sains dan teknologi.” ujarnya.
Selain menjadi pusat kajian, Rumah Khotmil Al-Qur’an juga akan menjadi wadah pembinaan para hafiz dan hafizah. Program Khotmil Al-Qur’an dijadwalkan berlangsung rutin setiap Kamis sore bersama para huffaz yang dibimbing oleh Ustaz Qasidi, Ustaz Hassin, Ustaz Waris, dan Ustaz Halil.
Momentum peresmian ini juga menjadi awal pengembangan jaringan Khotmil Al-Qur’an yang lebih luas. Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mendatang, Naghfir’s Institute menargetkan Rumah Khotmil Al-Qur’an menjadi pusat koordinasi kegiatan Khotmil Al-Qur’an yang terhubung dengan sekitar 60 titik di berbagai wilayah sehingga masyarakat dapat berpartisipasi secara bersama-sama.
“Insyaallah pada momentum Maulid Nabi nanti, Rumah Khotmil Al-Qur’an akan menjadi pusat jaringan Khotmil Al-Qur’an yang terkoneksi dengan puluhan titik. Harapan kami, syiar Al-Qur’an semakin luas dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.” jelas dr. Naghfir.
Di tengah derasnya arus digital, perubahan sosial, dan berbagai tantangan global, Dr. Naghfir menilai masyarakat membutuhkan ruang yang mampu menghadirkan ketenangan sekaligus pencerahan melalui nilai-nilai Al-Qur’an.
Menurutnya, Rumah Khotmil Al-Qur’an diharapkan menjadi tempat bertemunya tradisi keilmuan Islam dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern sehingga mampu melahirkan solusi yang berlandaskan wahyu.
“Di era disrupsi seperti sekarang, masyarakat membutuhkan pegangan yang kokoh. Kami berharap Rumah Khotmil Al-Qur’an menjadi ruang yang memberikan wawasan, pencerahan, sekaligus mengajak umat untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberadaan rumah tersebut bukan hanya diperuntukkan bagi kalangan santri atau penghafal Al-Qur’an, tetapi terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin memperdalam pemahaman keislaman melalui pendekatan ilmiah dan dialogis.
“Semoga Al-Qur’an menjadi peneduh hati, menjadi obat bagi berbagai persoalan kehidupan, serta menjadi cahaya yang membimbing umat. Inilah ikhtiar kami menghadirkan Rumah Khotmil Al-Qur’an sebagai rumah ilmu, rumah dakwah, dan rumah peradaban yang memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.” pungkas dr. Naghfir sapaannya.
Dengan konsep yang memadukan pembelajaran, pengamalan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, Rumah Khotmil Al-Qur’an Naghfir’s Institute diharapkan menjadi salah satu pusat pengembangan peradaban Islam di Kabupaten Sumenep serta memperkuat budaya literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.












