Revolusi Uang Saku Anak SD Lewat Program Cha-Ching, Disdik Sumenep Cetak Generasi Melek Finansial

- Redaksi

Selasa, 5 Agustus 2025 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ardiansyah Ali Sochibi, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep

Ardiansyah Ali Sochibi, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Uang saku kini tak lagi sekadar bekal jajan bagi anak-anak. Di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ribuan siswa sekolah dasar sedang mengalami revolusi cara pandang terhadap uang, berkat hadirnya Cha-Ching Curriculum sebuah program literasi keuangan kelas dunia hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan dan Prestasi Junior Indonesia (PJI).

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 3.525 siswa dari 136 sekolah dasar di Sumenep mengikuti program ini sepanjang 2025. Mereka tidak hanya diajari menabung, tapi juga belajar bagaimana cara mendapatkan uang dengan benar, membelanjakannya secara bijak, dan menyisihkan sebagian untuk berbagi kepada sesama.

“Uang bukan sekadar alat transaksi, tapi amanah yang harus diperoleh dengan cara benar dan dikelola secara bertanggung jawab. Inilah nilai utama yang ingin kami tanamkan sejak dini,” ujar Ardiansyah Ali Sochibi, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Selasa (5/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Cha-Ching Curriculum sebenarnya mulai diterapkan di Sumenep sejak 2024, dengan skala yang lebih kecil. Tahun lalu, program ini menjangkau 120 guru dari 89 sekolah dengan total 2.704 siswa. Namun, antusiasme tinggi dan hasil evaluasi positif mendorong perluasan jangkauan di tahun ini.

Baca Juga :  Tradisi Jamasan Keris Digelar, Bupati Fauzi Minta Untuk Jaga Dan Lestarikan Selalu Budaya Leluhur

Apa yang membuat program ini istimewa? Jawabannya adalah pendekatannya yang tidak konvensional. Kurikulum ini tidak mengajarkan keuangan secara kaku seperti pelajaran matematika. Sebaliknya, siswa diajak memahami nilai uang melalui cerita, permainan, lagu, dan pembiasaan akhlak positif.

“Karena segmentasinya anak-anak, pendekatan kami bersifat menyenangkan namun bermakna. Anak-anak belajar bukan hanya soal angka, tapi juga soal karakter dan etika dalam mengelola uang,” tambah Ardiansyah.

Salah satu kekuatan utama Cha-Ching Curriculum terletak pada pelibatan aktif orang tua. Mereka didorong untuk menjadi bagian dari proses pembelajaran mendampingi anak memahami pentingnya menabung, menghindari pemborosan, dan membelanjakan uang secara cerdas.

“Keuangan rumah tangga dimulai dari kebiasaan kecil anak. Kalau sejak SD sudah dibiasakan bijak, kita sedang membentuk fondasi peradaban ke depan,” tegas Ardiansyah.

Lebih dari sekadar program, Cha-Ching Curriculum diyakini sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi generasi penerus. Di tengah gempuran budaya konsumtif dan digitalisasi yang masif, kemampuan mengelola uang menjadi keterampilan hidup yang krusial.

“Ini bukan proyek jangka pendek. Ini adalah pendidikan karakter dalam bentuk nyata agar kelak anak-anak Sumenep tidak hanya cerdas secara akademis, tapi juga dewasa secara finansial,” tandasnya.

Dengan pendekatan edukatif, spiritual, dan kontekstual, Dinas Pendidikan Sumenep berharap program ini mampu membentuk generasi anti-boros, anti-korupsi, dan pro-kepedulian sosial sejak usia dini. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Babinsa Koramil 0827/01 Bantu Petani Jemur Padi di Kebunagung Sumenep

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU