JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, merespons positif kehadiran Virgin Coconut Oil (VCO) Al-Mardho yang kini menjadi salah satu produk unggulan olahan tradisional warga Dusun Bondak, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.
Menurut Wakil Bupati, potensi lokal yang dikembangkan masyarakat Pagerungan Kecil tersebut layak menjadi inspirasi bagi warga kepulauan lainnya di Kabupaten Sumenep.
“Ya, tentu VCO ini sangat bagus, karena bisa dikembangkan di daerah penghasil kelapa yang ada di Kepulauan Sapeken,” kata KH Imam Hasyim kepada awak media, Selasa (30/12/2025).
Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep menilai, inisiatif pengolahan VCO Al-Mardho merupakan langkah progresif dalam memanfaatkan kekayaan alam lokal sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
“Kami akan mendorong Pemdes setempat, supaya bisa disandingkan dengan BUMDes atau koperasi desa, sehingga ada penguatan produksi,” ujarnya
Wakil Bupati Sumenep juga mengapresiasi dukungan SKK Migas–Kangean Energy Indonesia (KEI) melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang telah melakukan pendampingan terhadap pengelola VCO Al-Mardho selama enam tahun terakhir.
“Tentu kami bersyukur, mas. Artinya dengan keberadaan perusahaan KEI di sana juga bisa membantu pengembangan produk. Kami minta, di samping pengembangan produksi, juga dibantu untuk dilakukan pemasaran di tingkat Jawa Timur, supaya tambah semangat,” pungkas Wabup KH. Imam Hasyim.
Sebelumnya diberitakan, distribusi penjualan VCO Al-Mardho tidak hanya terbatas di wilayah lokal Sapeken. Produk olahan kelapa tersebut telah menembus pasar di luar Madura, antara lain Cirebon, Jombang, hingga Kalimantan. (REDJAVA****)












