Rayakan Dies Natalis ke-93 SDN Pangarangan 3 Gelar Rokat Pakarangan Berlangsung Meriah

- Redaksi

Minggu, 1 September 2024 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep Hj Dewi Khalifah SH, MH, MPdi Bersama Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-93 SDN Pangarangan 3 Selamet Heriyanto, SPd MPd, Sabtu (31/08/2024) Malam

Wabup Sumenep Hj Dewi Khalifah SH, MH, MPdi Bersama Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-93 SDN Pangarangan 3 Selamet Heriyanto, SPd MPd, Sabtu (31/08/2024) Malam

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – SDN Pangarangan 3, sebuah sekolah dengan sejarah panjang yang didirikan oleh Raden Muhammad Saleh Werdisastro pada 31 Agustus 1931, merayakan Dies Natalis ke-93 dengan penuh kebanggaan dan syukur.

Awalnya bernama Sumekar Pangabru, sekolah ini merupakan institusi pendidikan swasta pertama di masa penjajahan Belanda yang didirikan untuk memberikan akses pendidikan kepada rakyat jelata.

Kini, setelah hampir satu abad, SDN Pangarangan 3 terus berkomitmen untuk mendidik generasi muda Sumenep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perayaan Dies Natalis ke-93 ini dikemas dalam acara “Rokat Pakarangan”, yang juga dikenal dengan sebutan “rokat bume” atau syukuran atas tanah.

Acara ini tidak hanya menjadi momentum peringatan berdirinya sekolah, tetapi juga bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kearifan Lokal, yang berfokus pada dimensi “Beriman dan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa” dengan elemen Adab kepada Manusia.

Sejarah dan warisan SDN Pangarangan 3 berawal Raden Muhammad Saleh Werdisastro mendirikan SDN Pangarangan 3 sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dalam akses pendidikan di masa kolonial.

Sekolah ini berperan penting dalam menyediakan pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu, sebuah langkah revolusioner pada zamannya. Saat ini, sekolah ini terus berkembang dan telah menjadi salah satu lembaga pendidikan yang dihormati di Sumenep.

Baca Juga :  Sambangi dan Berikan Sembako, Ikhtiar Kapolres Sumenep Tampung Aspirasi Para Pemulung Dalam Giat Jum'at Curhat

Dalam acara peringatan ini, keluarga besar Raden Muhammad Saleh Werdisastro masih terlibat erat dengan sekolah. Di antaranya adalah Drs. Moh. Saleh, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, dan putrinya yang saat ini merupakan istri Camat Kota Sumenep.

Selain itu, Bapak Ibrahim, yang kini bekerja di Bappeda Sumenep, juga merupakan bagian dari keluarga besar pendiri sekolah. Kehadiran dan dukungan mereka memberikan semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus maju.

Pantauan awak media Acara Dies Natalis kali ini dimulai dengan penerimaan tamu dan registrasi pada pukul 19.00 WIB, diikuti oleh iringan gamelan yang menambah suasana tradisional dan sakral. Tepat pada pukul 19.30 WIB, narasi Rokat Pakarangan akan dibacakan, yang sekaligus menandai dimulainya rangkaian acara inti.

Acara ini juga menghadirkan Wakil Bupati Sumenep sebagai tamu kehormatan yang akan membuka secara resmi perayaan Dies Natalis. Kehadiran beliau sangat dinantikan untuk memberikan sambutan serta arahan yang diharapkan dapat memberikan motivasi bagi seluruh siswa dan guru di SDN Pangarangan 3.

Baca Juga :  Perizinan Galian C Jadi Kewenangan Provinsi, DPMSTP Sumenep Himbau Pelaku Usaha Segera Urus Izin

Dalam amanahnya, Wabup berpesan tentang pentingnya merawat budaya dan mengingat-ngingat leluhur. Beliau juga mendoakan semoga para siswa SDN Pangarangan 3 Sumenep menjadi anak yang berbakti kepada kedua orangtua, menjadi orang sukses, berguna bagi bangsa, negara, dan agama.

Salah satu momen yang paling ditunggu adalah penampilan seni “Topeng Dalang Sumenep,” sebuah kesenian khas yang mencerminkan kekayaan budaya lokal. Selain itu, pemotongan tumpeng juga menjadi bagian dari acara ini, yang melambangkan rasa syukur atas perjalanan panjang SDN Pangarangan 3 hingga mencapai usia 93 tahun.

Setelah rangkaian acara resmi, akan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang memberikan kesempatan bagi para tamu untuk berinteraksi lebih dekat.

Acara ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto, yang diharapkan dapat menjadi kenangan indah bagi semua yang hadir.

Makna Rokat Pakarangan, atau rokat bume, dalam budaya Sumenep merupakan ritual syukur atas rezeki dan keberkahan yang telah diterima, sekaligus doa dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Dalam konteks Dies Natalis SDN Pangarangan 3, Rokat Pakarangan menjadi simbol harapan agar generasi penerus sekolah ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Baca Juga :  Viral Pernyataan Ketua DKD di WhatsApp : Peran Saka Nasional ini, Kwarda Fix Tidak Berpartisipasi.

Makna mendalam dari Rokat Pakarangan ini sejalan dengan nilai-nilai yang ingin ditanamkan dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Melalui kegiatan ini, SDN Pangarangan 3 berkomitmen untuk terus mengajarkan nilai-nilai kearifan lokal kepada siswa-siswanya, sekaligus memperkuat adab dan etika dalam berinteraksi dengan sesama manusia.

Harapan dan Masa Depan SDN Pangarangan 3, dengan perayaan Dies Natalis ke-93 ini, SDN Pangarangan 3 tidak hanya merayakan masa lalu yang gemilang, tetapi juga menatap masa depan dengan penuh optimisme. Sekolah ini bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, melestarikan tradisi dan budaya lokal, serta mendidik generasi muda yang beriman, bertakwa, dan beradab.

Acara Rokat Pakarangan yang dilaksanakan di Dies Natalis kali ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi siswa-siswi SDN Pangarangan 3 untuk tumbuh dan berkembang menjadi individu yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Semoga semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan melalui acara ini akan terus hidup dalam setiap langkah mereka menuju masa depan yang cemerlang. (REDJAVA****)

 

 

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU