JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam upaya strategis membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan pendidikan formal, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) menggelar Rapat Koordinasi bersama para Pengawas PAIS.
Kegiatan ini berlangsung di ruang Pokjawas PAIS Kemenag Sumenep, Selasa pagi (15/7), dengan fokus utama pada penguatan program kerja dan perencanaan Diklat Tilawah, Baca Tulis Al-Qur’an (TBTQ) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI).
Dipimpin langsung oleh Kepala Seksi PAIS, Ahmad Said Samsuri, rapat ini menjadi ruang sinergi strategis antara struktural Kemenag dan para pengawas yang menjadi garda terdepan dalam pembinaan guru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Ahmad Said menegaskan bahwa TBTQ bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen fundamental dalam membentuk karakter spiritual siswa yang Qur’ani.
“Pembelajaran TBTQ harus menjadi prioritas dalam pendidikan agama di sekolah. Maka dari itu, peningkatan kompetensi guru harus ditempuh melalui diklat yang terstruktur, terukur, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman,” tegasnya.
Berbagai isu penting mengemuka dalam forum ini, mulai dari pemetaan kebutuhan peningkatan kapasitas GPAI, metode pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan sekolah, hingga skema pelatihan yang berkelanjutan.
Para pengawas PAIS juga menyampaikan gagasan tentang format diklat yang kolaboratif dengan melibatkan narasumber dari berbagai bidang, termasuk praktisi Al-Qur’an dan akademisi.
Rapat ini juga menyepakati sejumlah hal penting seperti penjadwalan pelatihan, pemilihan narasumber berkualitas, serta penyusunan instrumen evaluasi untuk mengukur dampak program terhadap kualitas pembelajaran di kelas.
Semua disusun dengan mengedepankan prinsip moderasi beragama dan penguatan literasi keislaman yang humanis.
“Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum afirmatif dalam menghadirkan pendidikan agama yang tidak hanya mengedepankan aspek kognitif, tetapi juga menyentuh ranah afektif dan spiritual siswa,” jelasnya.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, mencerminkan komitmen kuat seluruh elemen PAIS dalam menghadirkan transformasi nyata bagi pendidikan Islam di Kabupaten Sumenep.
“Inilah bagian dari ikhtiar besar membangun generasi Qur’ani yang cerdas, moderat, dan berakhlak mulia,”pungkasnya. (REDJAVA****)









