JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Puluhan warga Kecamatan Masalembu mendatangi Kantor Polsek Masalembu, Senin (05/01/2025), didampingi beberapa aktivis, untuk melaporkan belum diterimanya Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra.
“Untuk hari ini ada sekitar puluhan warga yang saya dampingi. Mereka datang karena merasa hak mereka belum terpenuhi,” ujar Syaiful kepada media ini, aktivis yang memimpin pendampingan. Ia menekankan, kegiatan ini dilakukan agar proses penyaluran BLT Kesra berjalan adil dan transparan.
Salah satu aktivis lain Suryono yang ikut mendampingi menambahkan, “Ada sekitar 25 hingga 26 warga yang melakukan Dumas. Kami berharap pemerintah benar-benar hadir dalam penyaluran BLT Kesra sesuai aturan yang telah ada. Warga berhak mendapatkan bantuan ini tepat waktu, tanpa hambatan birokrasi.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan ini menegaskan harapan masyarakat agar setiap program pemerintah terlaksana profesional dan tepat sasaran.
Secara terpisah Kapolsek Masalembu, IPDA Asnan, membenarkan laporan tersebut dan menegaskan kasus ini masuk kategori Dumas (pengaduan masyarakat). “Ini merupakan pengaduan masyarakat. Nantinya kami akan mencari data pendukung untuk menelusuri hal tersebut. Kami pastikan proses penyaluran bantuan dapat diawasi dengan ketat,” jelas Asnan.
Pendampingan warga hari ini menjadi peringatan bagi pemerintah kecamatan dan pihak terkait agar segera menuntaskan distribusi bantuan yang tertunda. Aktivis dan masyarakat menekankan hak warga atas BLT Kesra harus dihormati dan diterima tanpa hambatan birokrasi. (REDJAVA/$$$$)









