Program UPLAND DKPP Sumenep Terus Kembangkan Potensi Bawang Merah

Jumat, 28 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program UPLAND DKPP Sumenep Terus Kembangkan Potensi Bawang Merah

Program UPLAND DKPP Sumenep Terus Kembangkan Potensi Bawang Merah

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – melalui program UPLAND Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep terus mengembangkan potensi pertanian bawang merah

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid melalui penyuluh pertanian Yani menjelaskan bahwa Kelompok tani Gardu Duko salah satu Poktan binaan yang mendapatkan bantuan bibit bawang merah dari program UPLAND 2024

PPL yang akrab dipanggil Yani menjelaskan bahwa Poktan Gardu Duko penanaman bawangnya masuk pada fase pembesaran umbi

“Umur bawangnya sekitar 1 bulan lebih, dimana umur segitu proses fase perawatan pembesaran umbi,” kata Yani kepada media ini, Jum’at (28/06/2024).

Lebih lanjut Yani menjelaskan bahwa salah satu teknik yang digunakan dengan teknik mengaplikasikan pemupukan yang berimbang

Baca Juga :  Pimpin Rakor Lintas Sektoral Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri

“Dengan pemupukan berimbang, hasil umbinya akan tumbuh cukup besar dan kuat sama penyakit,” jelasnya.

Yani menambahkan bahwa dengan pemupukan berimbang, bertani lebih hemat dan efisien. Karena tidak memupuk berlebihan, modal tanam lebih hemat, tetapi hasilnya justru lebih baik

Yani menegaskan bahwa petani binaannya jangan sampai sungkan-sungkan untuk konsultasi, mengingat tanaman bawang merah tingkat perawatannya sangat sulit dibanding tanaman horti lainnya

Tegas Yani bahwa memberikan obat perawatan pada tumbuhan bawang merah harus sesuai dengan dosis penyakitnya, kadang batang atau daun bawang diserang ulat maka harus menggunakan pestisida Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), maka petani harus benar-benar mengamati setiap hari dan diperhatikan dari adanya ciri-ciri atau tanda dari keberadaan ulatnya

Baca Juga :  Kadiv Humas Mabes Polri: Polri Buru KKB Pembunuh Pendeta dan 9 Warga

“Tapi perlu hati-hati juga saat menyemprotkan pestisida pembasmi ulat, harus diatur waktunya, karena kalau terlalu sering di semprotkan ulat akan menyesuaikan dan menjadi kekebalan pada ulat, bukannya ulat mati tapi malah tambah kebal,” terangnya.

Abd. Basith ketua kelompok Gardu Duko merasa bangga sebagai petani, karena selalu dapat bimbingan dari penyuluh.

Baca Juga :  Rudapaksa Ponakan Sendiri, Seorang Paman Ditangkap Satreskrim Polres Sumenep Ditempat Pelarian

“Alhamdulillah saya dan anggota merasa puas melihat umbinya yang mulai tampak, batang dan daunnya pun besar-besar, meskipun masih berumah 40 harian, kami yakin insya Allah sukses sampai panen,” harapnya.

Masih kata pria yang akrab dipanggil Basit bahwa kondisi lahannya sama seperti lahan petani desa lainnya, bukan lahan hamparan

“Kalau lahan kami dan anggota pisah-pisah dan jaraknya ada yang jauh ada juga yang dekat,” tegasnya

Menurutnya, dia menanam benih bawang di lahan 2 hektar sesuai kebutuhan benih bawang yang kami terima 2 ton dari dinas. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru