JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Prestasi gemilang kembali menghiasi dunia pendidikan Madura. Dua siswi cerdas dari SMA Negeri 1 (SMANSA) Sumenep berhasil menorehkan tinta emas dengan lolos ke babak final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Mereka adalah Cameela Ahmad, siswi kelas XI F-8, dan Shaheza Aleesha Risky, siswi kelas X E-8. Karya ilmiah keduanya dinilai inovatif, inspiratif, dan berdampak sosial, sehingga berhasil menembus ajang riset paling prestisius bagi pelajar SMA se-Indonesia itu. Ajang final nasional OPSI 2025 dijadwalkan berlangsung 10–14 November di Surabaya, dengan mengusung tema “Muda Berinovasi, Indonesia Berprestasi.”
Kepala SMAN 1 Sumenep, Drs. Rafiudin, M.Pd., mengaku bangga sekaligus terharu atas capaian dua siswi didiknya tersebut. Menurutnya, keberhasilan mereka bukanlah kebetulan, melainkan buah dari komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya riset sejak dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Dua siswi kami ini lolos ke final Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia 2025. Mereka adalah wujud nyata generasi muda Madura yang cerdas, gigih, dan berani berpikir ilmiah,” kata Rafiudin kepada media ini, Jumat (7/11/2025).
Rafiudin menjelaskan, OPSI bukan sekadar kompetisi akademik, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan pola pikir ilmiah bagi para siswa. Dengan riset, lanjutnya, siswa diajak untuk tidak hanya menghafal teori, tetapi juga mencipta, meneliti, dan memberi solusi atas persoalan nyata di masyarakat.
“Ajang seperti OPSI ini mendidik siswa untuk berpikir kritis dan inovatif. Kami ingin mereka terbiasa mencari jawaban atas masalah sosial dan lingkungan dengan pendekatan ilmiah,” sambungnya.
Selain menjadi kebanggaan bagi sekolah, keberhasilan Cameela dan Shaheza juga membawa semangat baru bagi Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Sumenep. SMAN 1 Sumenep yang dikenal sebagai sekolah unggulan di Madura kini semakin mantap menapaki jalur prestasi nasional.
“Kami mohon doa dari semua pihak, semoga keduanya bisa membawa nama baik SMAN 1 Sumenep dan Cabdindik Sumenep di tingkat nasional. Ini bukan hanya kemenangan sekolah, tapi juga kebanggaan seluruh masyarakat Sumenep,” tutup Rafiudin penuh optimisme.
Rafiudin menegaskan, prestasi di bidang penelitian akan terus diperkuat melalui program pembinaan dan laboratorium riset siswa. Menurutnya, SMAN 1 Sumenep berkomitmen menjadi “rumah inovasi” bagi generasi muda yang ingin berkontribusi nyata bagi bangsa melalui sains dan penelitian. (REDJAVA)








