JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam suasana penuh semangat dan haru di hari terakhir Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (18/07/2025), SMAN 1 Sumenep menggelar apel Tamu Ambalan Gerakan Pramuka yang menjadi momentum sakral penerimaan siswa baru ke dalam keluarga besar kepramukaan sekolah tersebut.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Sumenep, Drs. Rafiudin, M.Pd, yang menyampaikan pesan menyentuh sekaligus menggugah kesadaran kolektif para peserta didik tentang arti sejati menjadi manusia dan makna hidup dalam bingkai Gerakan Pramuka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pramuka itu bukan sekadar baris-berbaris atau tali-temali. Pramuka adalah sekolah kehidupan. Di dalamnya terkandung nilai-nilai pengabdian, tanggung jawab, dan kepedulian. Karena sejatinya, hidup adalah tentang memberi manfaat untuk orang lain,” ujar Rafiudin kepada media ini.
Kegiatan apel ini diikuti oleh para pembina Pramuka SMAN 1 Sumenep serta seluruh siswa baru yang resmi bergabung sebagai ambalan muda di pangkalan tersebut.
Dalam sambutannya, Rafiudin juga menegaskan bahwa Gerakan Pramuka adalah laboratorium karakter. Anggota Pramuka, menurutnya, harus tampil sebagai sosok teladan di tengah masyarakat.

“Anak-anak kita harus tumbuh sebagai pribadi yang tangguh, peduli, dan siap berkontribusi. Jadilah Pramuka yang tidak hanya memakai seragam cokelat, tapi juga membawa semangat kemanusiaan di mana pun berada,” tegasnya.
Ia juga menyinggung pentingnya kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan sekitar.
“Kepramukaan bukan hanya soal fisik, tapi juga tentang jiwa yang bersih dan sikap peduli terhadap sekitar. Mari kita jadikan pangkalan ini sebagai contoh Pramuka yang hidup dan menghidupkan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah menyatakan bahwa Gerakan Pramuka Pangkalan SMAN 1 Sumenep siap menjalankan program-program kepramukaan secara aktif dan progresif, mulai dari kegiatan pelatihan keterampilan hidup (life skill), aksi sosial, hingga gerakan cinta lingkungan.
“Dengan semangat tersebut, apel Tamu Ambalan kali ini tak hanya menjadi seremoni penerimaan, tetapi juga momen lahirnya semangat baru bagi generasi muda Sumenep untuk belajar tentang nilai hidup yang hakiki bahwa hidup terbaik adalah hidup yang bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya. (REDJAVA****)










