Polda Jatim Bantu Penanganan Stunting Melalui Aplikasi Si Centing Jawi Wetan

Rabu, 28 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Dokkes Polda Jatim Komisaris Besar Dr Erwin Zainul Hakim

Kabid Dokkes Polda Jatim Komisaris Besar Dr Erwin Zainul Hakim

JAVANETWORK.CO.ID.SURABAYA – Komitmen Polda Jawa Timur dalam membantu pemerintah terkait penanganan kasus stunting terus dilakukan dengan berbagai upaya.

Mulai dengan memaksimalkan fungsi Bhabinkamtibmas dan Polisi RW untuk mendapatkan informasi di lingkungan warga binaanya hingga pemberian bantuan sosial kepada warga kurang mampu yang memiliki balita menderita stunting.

Terbaru inovasi berbasis teknologi dan informasi Polda Jatim melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim juga menciptakan aplikasi layanan pencegahan stunting bernama Sistem Informasi Cegah Stunting Jawa Timur (Si Centing Jawi Wetan).

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Jatim Kombes Pol dr Erwin Zainul Hakim menjelaskan, Stunting adalah gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi.

Hal tersebut kata Kombes Pol dr Erwin biasa terjadi pada balita yang dalam jangka pendek dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak,metabolism dan pertumbuhan fisik pada anak.

Baca Juga :  Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, BPP Guluk-Guluk Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kios Nakal

Sementara dalam jangka panjang, anak yang menderita stunting akaan mengalami kesulitan belajar.

Menurut Kombes Pol dr Erwin, persoalan stunting harus dilihat dari hulu dan hilir yaitu mulai dari faktor penyebab hingga penanganan yang perlu diberikan.

“Untuk itu atas petunjuk dan arahan Bapak Kapolda Jatim, kami membuat layanan untuk masyarakat yang berbasis teknologi dan informasi untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi dan layanan kesehatan dari Polda Jatim, berupa Aplikasi, ” ujar Kombes dr Erwin di Polda Jatim, Rabu (28/06/2023).

Aplikasi yang dinamai Si Centing Jawi Wetan itu kata Kombes Pol dr Erwin sudah terintegrasi dan bersifat holistik dalam penangganan stunting dengan basic rumah sakit Bhayangkara.

Baca Juga :  Kasdim 0827/Sumenep Pimpin Tradisi Penerimaan dan Pelepasan Personel Kodim

“Dalam aplikasi ini tersedia layanan informasi dan konsultasi bagi masyarakat. khususnya yang mengalami Stunting,” jelas Kombes Pol dr Erwin.

Selain itu lanjut dr Erwin, pada Aplikasi itu juga terintegrasi secara digital dengan sejumlah posyandu yang tersebar di sejumlah daerah di Jawa Timur.

“Pengguna aplikasi cukup menimbang dan memasukkan sejumlah data diri,kemudian hasilnya akan dibaca dan di evaluasi oleh dokter gizi dan dokter anak,”terang dr Erwin.

Masih kata dr.Erwin, pada Aplikasi Si Centing Jawi Wetan itu juga terdapat layanan untuk pasien bertemu atau datang ke RS Bhayangkara.

“Setelah mendapat penilaian dari RS Bhayangkara, pasien langsung terdaftar dalam program Hospital Parenting Stunting,” jelas Kombes Pol dr Erwin.

Jika masyarakat sudah terdaftar dalam program Hospital Parenting Stunting itu, selanjutnya rumah sakit akan memberikan pelayanan holistic.

Baca Juga :  Terkait Responsibilitas, Kapolri : Agar Masyarakat Merasa Nyaman dan Dekat Polri

Yaitu mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengobatan, terapi, pemberian makanan tambahan, bahkan pemberian santunan bagi keluarganya jika dirasa perlu.

“Polda Jatim punya delapan RS Bhayangkara, jadi kami berharap bisa membantu masalah Stunting dengan melakukan evaluasi tiga bulan sekali agar program ini dapat berjalan secara simultan,” ujar Kombes Pol dr.Erwin.

Masih kata dr Erwin, untuk menggunakan Aplikasi layanan Si Centing Jawi Wetan itu masyarakat bisa mengakses melalui Play Store dan App Store atau menghubungi Bhabinkamtibmas dan Polisi RW Polsek setempat, atau langsung ke RS Bhayangkara.

“Kita sudah berkoordinasi dengan semua jajaran Polda Jatim dan RS Bhayangkara untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan manfaat dari aplikasi ini,” pungkas Kombes Pol dr. Erwin. (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen
Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional
Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah
Haflatul Imtihan Annuqayah 2026 Perkuat Sanad Keilmuan Melalui Bedah Buku The Qur’anything
Kisah Haru Nabil Sidoarjo: Tak Bisa Berjalan Pasca Kecelakaan, Kini Dapat Kursi Roda dan Jaminan Pendidikan dari Lita Machfud Arifin
Kurve di Mako Polres Sumenep, Bangun Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Lingkungan
Pilkades Sumenep 2027: Achmad Farid Azzyadi Jadi Figur yang Mulai Diperhitungkan di Payudan Dundang
Hadapi Musim Kemarau 2026, Bupati Achmad Fauzi Resmi Berlakukan Siaga Darurat Kekeringan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:00 WIB

DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:55 WIB

Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:36 WIB

Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:30 WIB

Haflatul Imtihan Annuqayah 2026 Perkuat Sanad Keilmuan Melalui Bedah Buku The Qur’anything

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kisah Haru Nabil Sidoarjo: Tak Bisa Berjalan Pasca Kecelakaan, Kini Dapat Kursi Roda dan Jaminan Pendidikan dari Lita Machfud Arifin

Berita Terbaru