Harga Pupuk Subsidi Turun 20 Persen, BPP Guluk-Guluk Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kios Nakal

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Guluk-Guluk, Wawan Kurniawan

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Guluk-Guluk, Wawan Kurniawan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kabar baik datang bagi para petani di seluruh Indonesia. Pemerintah resmi menurunkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi sebesar 20 persen, sebuah kebijakan strategis yang mulai berlaku Rabu, 22 Oktober 2025.

Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tentang perubahan atas Kepmentan Nomor 800/KPTS./SR.310/M/09/2025 mengenai jenis, HET, dan alokasi pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2025.

Langkah tersebut menjadi sinyal kuat dari pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan meringankan beban biaya produksi petani di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

Menanggapi kebijakan itu, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Guluk-Guluk, Wawan Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan instruksi tegas kepada seluruh distributor dan kios pupuk agar tidak melanggar ketentuan harga baru.

“Kami sudah sosialisasikan bahwa harga pupuk bersubsidi harus sesuai HET. Untuk pupuk Urea Rp90 ribu per sak, dan Phonska Rp92 ribu per sak. Kalau ada kios yang menjual di atas harga itu, akan kami tindak tegas,” kata Wawan, Jumat (24/10/2025).

Menurut Wawan, disiplin harga menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini. Ia menyebut, penurunan HET tak akan berarti jika masih ada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan pribadi.

“Kebijakan ini dibuat untuk meringankan beban petani, bukan membuka peluang bagi oknum yang bermain di lapangan,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh petani di wilayah Guluk-Guluk untuk aktif berpartisipasi dalam pengawasan harga di lapangan, demi memastikan manfaat kebijakan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Kami harap petani tidak ragu melapor bila menemukan penjualan pupuk di atas HET. Laporan dari bawah sangat penting bagi kami untuk menindaklanjuti dan menjaga keadilan distribusi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wawan menuturkan, BPP Guluk-Guluk telah menyiapkan mekanisme pemantauan berkala bersama aparat desa dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) guna memastikan distribusi pupuk sesuai sasaran.

“Kami akan turun langsung ke lapangan. Pengawasan tidak bisa hanya di atas kertas, tapi harus ada tindakan nyata di kios dan gudang distribusi,” tamdasnya.

Pemerintah berharap, penurunan harga pupuk ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan daya saing petani lokal, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah berbasis sektor pangan.

Baca Juga :  Pastikan Proses Pergeseran Kotak Suara Berjalan Aman, Lancar dan Sesuai SOP, Kapolres dan Dandim 0827/Sumenep Lakukan Monitoring dan Pengecekan

Dengan kebijakan ini, harapan baru tumbuh di kalangan petani: harga pupuk lebih terjangkau, biaya produksi menurun, dan kesejahteraan pun perlahan terangkat. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru