Petani Tembakau Sumenep Mulai Semai Benih, DKPP Optimistis Panen dan Harga Meningkat

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Memasuki musim kemarau 2026, aktivitas petani tembakau di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai menggeliat.

Sejumlah petani di berbagai wilayah dilaporkan telah memulai penyemaian benih sebagai langkah awal menghadapi musim tanam tembakau tahun ini.
Musim kemarau menjadi periode yang paling dinantikan para petani tembakau di Sumenep.

Kondisi cuaca yang cenderung kering dinilai sangat mendukung pertumbuhan tanaman tembakau, khususnya varietas unggulan yang selama ini menjadi kebanggaan daerah, yakni tembakau daun emas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa masyarakat petani memang telah bersiap menyambut musim tanam seiring mulai masuknya musim kemarau di sejumlah wilayah.

“Kalau di Madura, khususnya Sumenep, musim kemarau memang sudah ditunggu para petani karena kami memiliki varietas unggulan berupa tembakau daun emas,” kata Chainur Rasyid, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  Jelang Pilkada Serentak 2024, Kapolres Sumenep Pimpin Apel Serpas Pengamanan TPS Tekankan Profesionalisme Personel

Meski demikian, pria yang akrab disapa Inung itu mengingatkan para petani agar tidak mengabaikan faktor cuaca.

Menurutnya, kondisi iklim saat ini masih menunjukkan ketidakstabilan karena di beberapa wilayah masih terjadi cuaca mendung yang berpotensi memengaruhi proses budidaya.

“Dalam sektor pertanian, cuaca dan iklim menjadi faktor yang sangat penting. Saat ini masih ada beberapa wilayah yang kondisinya mendung sehingga petani harus benar-benar mempertimbangkan kondisi iklim sebelum mulai menanam,” ujarnya.

DKPP Sumenep menilai datangnya musim kemarau tahun ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas tembakau lokal yang selama ini memiliki daya saing tinggi di pasar.

Selain dikenal memiliki karakteristik khas, tembakau Sumenep juga memiliki permintaan yang cukup besar dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Lomba Baca Puisi dan Pidato Ala Bung Karno Sukses Digelar PD IWO Sumenep, Imam Mustain : Tahun Depan Akan Meriah Dengan Peserta Yang Lebih Luas

“Dengan musim kemarau yang mulai masuk, harapannya kualitas tembakau semakin baik karena potensi dan permintaan pasar terhadap tembakau Sumenep cukup besar,” ungkap Inung sapaannya.

Berdasarkan data DKPP Kabupaten Sumenep, luas lahan tembakau yang dimanfaatkan petani pada 2024 mencapai sekitar 18 ribu hektare. Namun pada 2025, luas tanam mengalami penurunan menjadi sekitar 14 ribu hektare.

Pada musim tanam 2026, pemerintah daerah memperkirakan luas areal tanam tembakau kembali meningkat.

Optimisme tersebut didukung oleh masih tersedianya lahan potensial yang cukup luas, terutama di kawasan pegunungan dan wilayah tegal yang selama ini menjadi sentra budidaya tembakau rakyat.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa naik lagi karena potensi lahan masih cukup banyak, terutama di kawasan pegunungan dan wilayah tegal,” jelasnya.

Baca Juga :  PT Veronica Tannaga : Jasa Pengangkutan Limbah B3 Sumatera Utara

Hasil koordinasi DKPP dengan para penyuluh pertanian di lapangan juga menunjukkan adanya peningkatan aktivitas petani.

Sejumlah kelompok tani dilaporkan telah memulai penyemaian benih sebagai persiapan menghadapi musim tanam.

“Kami mendapat laporan dari para penyuluh bahwa sudah ada masyarakat yang mulai melakukan penyemaian benih tembakau,” tambah Kadis DKPP Chainur Rasyid.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap musim kemarau tahun ini berlangsung normal sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas tembakau.

Selain menghasilkan daun tembakau berkualitas tinggi, kondisi cuaca yang ideal juga diharapkan mampu mendongkrak harga jual sehingga memberikan keuntungan yang lebih baik bagi petani.

“Harapan kami kualitas tembakau bagus, harganya juga bagus, dan cuaca tetap bersahabat sehingga tidak memengaruhi kualitas tembakau saat panen nanti,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU