JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan kembali terlihat nyata di Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Di tengah suasana malam, puluhan warga bersama Pemerintah Desa Soddara bahu-membahu melakukan pengecoran jalan rusak demi memperlancar akses transportasi dan meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Kegiatan perbaikan jalan tersebut dilaksanakan atas swadaya masyarakat Desa Soddara, sebagai bentuk kepedulian warga terhadap kondisi infrastruktur yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas masyarakat. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat dan menjadi kekuatan dalam mendorong pembangunan desa.
Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya diikuti warga, tetapi juga dipimpin langsung oleh Kepala Desa Soddara, Suhanto, S.Pd. Kehadiran orang nomor satu di desa itu menjadi suntikan semangat tersendiri bagi masyarakat yang secara sukarela meluangkan waktu dan tenaga untuk memperbaiki akses jalan demi kepentingan bersama.

Dengan menggunakan mesin molen, gerobak dorong, serta berbagai peralatan sederhana lainnya, warga tampak kompak menyelesaikan pekerjaan yang telah lama menjadi harapan masyarakat. Perbaikan jalan tersebut dinilai penting karena menjadi akses utama yang digunakan warga untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, keagamaan, maupun sosial kemasyarakatan.
Kepala Desa Soddara, Suhanto, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.
“Kegiatan perbaikan jalan ini merupakan hasil swadaya masyarakat Desa Soddara. Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga yang dengan sukarela menyumbangkan tenaga, waktu, dan pikiran demi kepentingan bersama. Ini menjadi bukti bahwa kebersamaan masyarakat masih sangat kuat dalam mendukung pembangunan desa,” kata Suhanto, S.Pd, kepada media ini, Rabu (03/06/2026).
Menurutnya, pembangunan desa tidak semata-mata bergantung pada anggaran pemerintah, melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat sebagai kekuatan utama dalam menciptakan perubahan dan kemajuan di lingkungan desa.

“Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat. Melalui swadaya dan gotong royong yang dilakukan bersama, kami berharap kondisi jalan menjadi lebih baik sehingga dapat menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga sehari-hari. Semangat seperti ini akan terus kami jaga sebagai kekuatan utama membangun Desa Soddara,” tambahnya.
Kegiatan pengecoran jalan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Warga dari berbagai usia tampak saling membantu, mulai dari menyiapkan material, mengangkut adukan semen, hingga meratakan cor beton di sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan.
Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh kuat di Desa Soddara. Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa, kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi energi positif dalam mewujudkan infrastruktur yang lebih baik dan berkualitas. (REDJAVA****)












