JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget mengeluarkan peringatan cuaca buruk di wilayah perairan Kalianget dan sekitarnya. Seluruh pemilik kapal, operator, hingga nakhoda diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi gelombang tinggi dan angin kencang pada 1-4 Agustus 2026.
Peringatan itu tertuang dalam Pengumuman Nomor PG-KSOP.Klg 13 Tahun 2026 yang diterbitkan pada 31 Juli 2026. Pengumuman tersebut mengacu pada prakiraan cuaca maritim BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Perak Surabaya yang memprediksi adanya peningkatan tinggi gelombang dan kecepatan angin di sejumlah perairan Jawa Timur.
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut agar tidak memaksakan pelayaran apabila kondisi cuaca belum aman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengimbau seluruh pemilik, operator, dan nakhoda kapal untuk menunda keberangkatan hingga kondisi cuaca perairan dinyatakan aman kembali demi keselamatan pelayaran,” ujar Azwar Anas dalam pengumuman resmi KSOP Kalianget, Jumat (31/7/2026).
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kapal tradisional, termasuk kapal nelayan, kapal tongkang, serta kapal berbahan dasar fiberglass yang dinilai lebih rentan menghadapi cuaca ekstrem.
Selain menunda pelayaran saat cuaca memburuk, KSOP juga meminta para nakhoda rutin memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan memantau perkembangan kondisi perairan sedikitnya dua jam sebelum keberangkatan.
“Kami juga meminta seluruh nakhoda untuk terus memantau informasi cuaca terbaru serta segera melaporkan kepada Syahbandar terdekat apabila terjadi perubahan kondisi cuaca yang dapat membahayakan pelayaran,” tambahnya.
KSOP Kalianget menegaskan keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama. Masyarakat yang akan menggunakan transportasi laut juga diimbau mengikuti perkembangan informasi cuaca dan mematuhi arahan dari otoritas pelabuhan selama periode potensi cuaca buruk berlangsung.









