JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi meluncurkan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2024 usai pelantikan dan pengukuhan kepengurusan KJS periode 2024-2026.
Kegiatan tersebut bertempat di Taman Andhap Asor Pendopo Keraton Sumenep, dihadiri, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Wabup Hj Dewi Khalifah, Ketua DPRD Sumenep.
Selain itu juga tampak hadir Kapolres Kapolres dan Dandim 0827/ Sumenep, Kepala Kemenag, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sementara itu, Ketua KJS M. Hariri menyampaikan bahwa Madura Ethnic Carnival (MEC) ini adalah event yang bertujuan mengangkat budaya dan kesenian tradisional Sumenep melalui busana karnaval.
“KJS menggelar busana karnaval yang lebih dikenal dengan MEC sebelum pandemi covid-19 2023, tahun lalu kita gelar lebih besar. Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sukses,” ucap M. Hariri.
Tahun 2024 menurut owner Media Pena Madura ini, MEC mengangkat tema keris diambil karena Kabupaten Sumenep dikenal memiliki empu keris terbanyak di dunia.
“Kearifan lokal itu harus diangkat dan dipromosikan agar dapat dikenal lebih luas. Jika tahun lalu kita skala Jawa Timur, Insyaallah kita gelar MEC yang lebih meriah dan megah,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo sangat mengapresiasi langkah KJS dalam mempromosikan Kabupaten Sumenep secara luas melalui Madura Ethnic Carnival (MEC).
Orang nomer satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menilai MEC adalah wadah kreatifitas yang membawa dampak efek cukup luas, salah satunya menjadi magnet para wisatawan untuk berkunjung ke Kota Keris.
“Madura Ethnic Carnival (MEC) saya lihat menjadi salah satu pendorong komunitas lain untuk menggelar kegiatan seperti itu. Jadi yang saya rasakan dampaknya sangat positif,” terang Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Launching Madura Ethnic Carnival 2024 itu sendiri ditandai dengan penyerahan keris oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kepada Ketua KJS dilantik M. Hariri. (REDJAVA****)










