JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kesigapan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Sumenep benar-benar diuji pada Sabtu (16/8/2025). Dalam rentang kurang dari 12 jam, mereka harus merespons tiga kejadian berbeda: evakuasi sarang tawon vespa, kebakaran sampah, hingga kebakaran lahan di sekitar kawasan Asta Tinggi. Semua operasi berjalan sukses tanpa menimbulkan korban jiwa.
Pagi buta sekitar pukul 06.06 WIB, warga Kecamatan Gapura resah oleh keberadaan sarang tawon vespa di depan rumah mereka. Laporan yang disampaikan melalui Call Center 112 itu segera ditindaklanjuti. Tepat pukul 06.20 WIB, tim Damkar sudah meluncur ke lokasi di Jalan Raya Gapura, sekitar 100 meter sebelah timur SMAN Gapura.
Dengan perlengkapan lengkap berupa tangga, tabung gas, dan alat pengaman, petugas berhasil mengevakuasi sarang tawon dalam waktu kurang dari satu jam. Pukul 07.00 WIB, operasi dinyatakan tuntas dengan hasil nihil korban.

Belum genap tiga jam setelah operasi pertama, laporan lain masuk ke Command Center 112. Kali ini kebakaran sampah terjadi di sekitar Jembatan Bangkal, Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep. Seorang warga, Ach Jauhari dari Desa Kacongan, melaporkan kejadian tersebut pukul 09.45 WIB.
Respons cepat kembali diperlihatkan. Dua menit setelah laporan diterima, armada Damkar bergerak dan tiba di lokasi pukul 09.53 WIB. Api langsung dijinakkan dengan teknik pemadaman disertai pendinginan area. Pukul 10.02 WIB, petugas memastikan seluruh bara api padam sehingga tidak menimbulkan risiko susulan.
Siang harinya, sekitar pukul 13.20 WIB, warga Desa Kasengan, Kecamatan Manding, panik setelah melihat kobaran api di lahan kosong sebelah barat Asta Tinggi. Laporan masuk melalui layanan darurat SiLaPor 112 atas nama seorang warga, Reza.

Api dikhawatirkan menjalar ke area pemukiman. Tak ingin terlambat, Command Center 112 segera berkoordinasi dengan tim Damkar Satpol PP. Beberapa unit pemadam diterjunkan ke lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Hingga sore hari, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.
Kabid Damkar Satpol PP Sumenep, Sugiyanto, menegaskan bahwa rangkaian kejadian pada hari itu menunjukkan kesiapsiagaan timnya dalam menghadapi situasi darurat.
“Kami selalu siaga 24 jam. Baik itu kebakaran maupun non-kebakaran seperti evakuasi sarang tawon, semua kami tangani dengan serius. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama di musim kemarau yang rawan kebakaran lahan dan hutan.

“Kami imbau warga tidak sembarangan membakar sampah atau lahan. Kondisi cuaca panas dan angin kencang bisa memperbesar api dengan cepat. Jika ada kondisi darurat, segera lapor ke Call Center 112 agar bisa segera kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Sugiyanto juga menekankan bahwa koordinasi yang solid, kesiapan personel, serta kelengkapan peralatan merupakan faktor penting dalam keberhasilan setiap operasi.
“Keselamatan masyarakat adalah amanah yang harus kami jaga. Apa pun bentuk laporannya, pasti akan kami tindaklanjuti dengan cepat,” pungkasnya. (REDJAVA****)











