Penemuan Bayi di Teras Madrasah Diyaurrahman Padangdangan Pasongsongan, Gemparkan Warga Sekitar

Selasa, 4 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Penemuan Bayi dengan jenis kelamin perempuan menggemparkan warga Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Senin (03/04/2023).

Bayi perempuan dengan berat badan 2.7 Kg dan panjang badan 48 cm tersebut di area depan teras Madrasah Diyaurrahman Dusun Dabada Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan.

Menurut Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti SH mengatakan bahwa kejadian penemuan bayi perempuan bermula dari K. Hafid Bahar, Ketua Yayasan Diyaurrahman Desa Padangdangan mendengar suara tangisan bayi, kemudian dirinya memberitahukan hal itu kepada istrinya (Nyai Lutfiah).

Baca Juga :  Jalin Hubungan Baik, Babinsa Rubaru Komsos Dengan Masyarakat

Selanjutnya kedua pasangan suami-isteri itu mencari sumber suara tangisan bayi tersebut. Dan ternyata arah tangisan dari arah timur dari rumah yang mana jarak rumah dengan madrasah sekitar 30 meter.

“Nyai Lutfiah mengambil senter dan mencari suara tangisan bayi dan akhirnya ditemukan di depan teras sisi timur Madrasah Diyaurrahman,” ucap Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti SH pada keterangan rilisnya di Group WhatsApp Mitra Humas Polres Sumenep, Selasa (04/04/2023).

Lebih lanjut Polwan senior dijajaran Polres Sumenep menjelaskan bahwa bayi perempuan itu terbungkus kain warna hitam setelah dibuka lengkap dengan ari-arinya. Setelah menemukan bayi perempuan tersebut, Nyai Lutfiah memberi tahu Hj Ama dukun beranak di dusun setempat.

Baca Juga :  Uang Rp325 Juta Disita, Kabid Perumahan Disperkimhub Sumenep Resmi Tersangka Korupsi BSPS

“Lalu bersama warga sekitar, Hj Ama mengambil bayi untuk dimandikan. Dan untuk sementara bayi malang tersebut dirawat ibu Sumiyati, warga setempat,” terang AKP Widi.

Eks Kapolsek Kota Sumenep menambahkan pada hari Selasa (04/04/2023) sekira pukul 08.30 anggota Polsek Pasongsongan mendatangi lokasi penemuan bayi tersebut untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Wakapolri Pimpin Tim Khusus Bentukan Kapolri Dalam Penanganan Kasus Penembakan Di Duren Tiga

“Guna memberikan perawatan lebih maksimal kepada bayi itu, kemudian dibawa ke Puskesmas Pasongsongan untuk diberikan tindakan medis,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul
Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak
Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur
Sensus 2026 hingga SILAPOR 112, Ini 3 Instruksi Penting Kepala Diskominfo Sumenep ke ASN
Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81
Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim
Berburu Bumbu Masak Instan di Pasar Jangara: Solusi Praktis, Murah dan Ramah di Kantong
Membanggakan! Atlet Muda Asal ‘Kota Keris’ Sumenep Dipanggil PASI Jatim untuk Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:41 WIB

Transformasi ASN Sumenep: Bupati Fauzi Luncurkan Aplikasi SIMANTRA demi Layanan Publik Unggul

Senin, 22 Juni 2026 - 17:19 WIB

Rakercab Pramuka Sumenep 2026, Bupati Fauzi Soroti Ancaman Media Sosial bagi Anak

Senin, 22 Juni 2026 - 11:57 WIB

Helmi Art Museum Dukung Pengembangan Keris Sumenep, Siap Jaga Warisan Budaya Leluhur

Senin, 22 Juni 2026 - 09:00 WIB

Wejangan Bupati Fauzi saat Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter 77-81

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:35 WIB

Momentum Hari Asyura, Koramil Sapudi dan Masjid Baitul Bilad Sumenep Basuh Air Mata Anak Yatim

Berita Terbaru