Pemudik Membludak di Sapeken, PPNI–IBI Hadir Jadi Garda Terdepan Kesehatan

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPNI–IBI Turun Gunung di Kangean: Jaga Stamina Pemudik di Jalur Laut, Posko Kesehatan Diserbu Penumpang

PPNI–IBI Turun Gunung di Kangean: Jaga Stamina Pemudik di Jalur Laut, Posko Kesehatan Diserbu Penumpang

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di tengah geliat arus mudik yang mulai memadati jalur laut kepulauan, denyut pelayanan kesehatan justru berdetak lebih cepat di Pelabuhan Sapeken, wilayah Kangean, Kabupaten Sumenep.

Tenaga kesehatan dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kecamatan Arjasa turun langsung membuka posko layanan kesehatan, memastikan para pemudik tetap prima sebelum menyeberang.

Langkah ini bukan sekadar seremoni peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 PPNI. Lebih dari itu, kehadiran mereka menjadi “garda depan” dalam menjaga keselamatan pemudik di wilayah yang dikenal memiliki tantangan geografis dan durasi perjalanan laut yang tidak singkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak posko dibuka, arus penumpang yang datang silih berganti langsung memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga :  Peringati HUT PERSAJA ke-73, Kejari Sumenep Gelar Apel Upacara, Potong Tumpeng dan Baksos

Mulai dari cek tekanan darah, konsultasi medis ringan, hingga penanganan keluhan akibat kelelahan perjalanan menjadi layanan utama yang paling dibutuhkan.

Koordinator lapangan, Samsudin, S.Kep., Ners., menegaskan bahwa momen mudik bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga tentang kesiapan fisik masyarakat.

“Mobilitas tinggi saat mudik sangat rentan menurunkan kondisi tubuh. Kami hadir untuk memastikan para pemudik tetap dalam kondisi sehat sebelum melanjutkan perjalanan, terutama yang menggunakan transportasi laut dengan waktu tempuh cukup panjang,” ujarnya, Selasa (17/03/2026).

Menurutnya, gangguan kesehatan seperti pusing, kelelahan, hingga tekanan darah tidak stabil kerap muncul di titik-titik keberangkatan.

Baca Juga :  Polda Jatim Kembali Cek Kesiapan Jelang Pergeseran Personel Pengamanan Pemilu

Jika tidak ditangani sejak awal, kondisi tersebut bisa berisiko selama perjalanan di laut.

Sementara itu, Ketua IBI Kecamatan Arjasa, Nurul Makrifah, S.Kep., menambahkan bahwa pihaknya mengerahkan total 10 tenaga bidan untuk memperkuat layanan di lapangan.

“Kami siagakan tim bidan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal. Tidak hanya pemeriksaan, tetapi juga edukasi kesehatan kepada masyarakat agar tetap menjaga kondisi tubuh selama perjalanan,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa kehadiran tenaga bidan juga penting, terutama bagi pemudik perempuan, ibu hamil, hingga kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus selama perjalanan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa arus mudik di wilayah kepulauan tidak bisa dipandang sebelah mata. Berbeda dengan jalur darat, perjalanan laut memiliki risiko tersendiri, mulai dari cuaca, durasi, hingga keterbatasan akses layanan kesehatan di tengah perjalanan.

Baca Juga :  Avan Fathurrahman Bertempur di Sumenep: Menghidupkan Literasi Lewat Seni Membaca Nyaring

Karena itu, posko kesehatan di Pelabuhan Sapeken menjadi titik krusial. Bukan hanya sebagai tempat pemeriksaan, tetapi juga sebagai “filter awal” untuk memastikan setiap pemudik benar-benar dalam kondisi layak melakukan perjalanan.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan sebelum berangkat, kehadiran PPNI dan IBI di titik strategis ini diharapkan mampu menekan risiko gangguan kesehatan selama arus mudik berlangsung.

Di tengah hiruk-pikuk keberangkatan, satu hal menjadi jelas: mudik bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga bagaimana tiba dengan selamat dan tetap sehat. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU