JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sumenep mengikuti kegiatan kunjungan edukatif ke Kantor BMKG Trunojoyo dan Taman Alat BMKG Bandara Trunojoyo.
Kegiatan yang berlangsung sejak Senin hingga Kamis, 2–5 Februari 2026, diikuti sebanyak 400 siswa didampingi guru pembimbing, dengan fokus pembelajaran langsung seputar tugas, fungsi, dan praktik BMKG dalam pengamatan cuaca dan iklim.
Kunjungan ini merupakan bagian dari program sekolah yang menghubungkan materi pembelajaran di kelas dengan penerapan nyata di lapangan, sekaligus menjadi wadah memperluas wawasan siswa terhadap ilmu meteorologi dan klimatologi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Materi yang dipaparkan meliputi pengenalan BMKG, penjelasan alat‑alat pengamatan cuaca, proses pencatatan data, serta pentingnya informasi cuaca bagi keselamatan dan aktivitas masyarakat.

Kegiatan ini memperkaya pengalaman siswa sekaligus memberikan gambaran ilmu pengetahuan yang aplikatif dan kontekstual.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori di buku, tetapi juga melihat langsung bagaimana BMKG menjalankan fungsi operasionalnya dalam pengamatan cuaca, iklim, dan geofisika untuk kebutuhan seluruh lapisan masyarakat,” kata Kepala BMKG Sumenep, Ari Widjajanto, kepada media ini, Selasa (03/02/2026).
Pihaknya menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah membuka wawasan generasi muda terhadap profesi di bidang meteorologi dan klimatologi yang selama ini kurang dikenal.

“Dengan kunjungan seperti ini, kami berharap minat siswa terhadap sains kebumian terutama meteorologi semakin tumbuh dan mereka bisa melihat peluang berkarir atau melanjutkan pendidikan di bidang ini,” tambahnya.
Selain itu, Ari menekankan pentingnya pemahaman akan data cuaca dan iklim dalam kehidupan sehari‑hari.
“Informasi cuaca bukan sekadar ramalan angka‑angka. Ini adalah data penting yang berdampak langsung pada keselamatan, pertanian, transportasi, dan perencanaan aktivitas masyarakat luas,” jelas Ari.
Kegiatan kunjungan juga melibatkan sesi interaktif di Taman Alat BMKG Bandara Trunojoyo, di mana siswa dapat melihat secara langsung alat‑alat seperti anemometer, barometer, dan rain gauge yang menjadi jantung dari proses pengamatan cuaca.
“Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi sekaligus sumber motivasi untuk seluruh siswa agar lebih peduli dan kritis terhadap fenomena alam di sekitar kita,” tandasnya.
BMKG sebagai lembaga pemerintah yang bertugas melakukan pengamatan, pengolahan data, dan penyampaian informasi meteorologi, klimatologi, serta geofisika memiliki peran krusial dalam memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada publik.
Aktivitas kunjungan edukatif seperti ini juga merupakan bagian dari upaya BMKG memperluas literasi kebencanaan dan ilmu cuaca kepada generasi muda, sehingga mereka menjadi generasi yang lebih sadar terhadap dinamika lingkungan dan perubahan iklim yang terus berlangsung. (REDJAVA/$$$)










