JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP — Peralihan pucuk pimpinan di tubuh Polres Sumenep menjadi momen penting bagi berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya datang dari Pimpinan Pemuda Muhammadiyah (PPDM) Sumenep, yang menyampaikan sambutan hangat sekaligus doa dan harapan besar kepada Kapolres Sumenep yang baru.
Ketua PDM Sumenep, Muhammad Andriansyah, menyampaikan bahwa kehadiran Kapolres yang baru bukan hanya soal pergantian jabatan, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas dan harmoni sosial di wilayah yang dikenal sebagai Kota Keris tersebut.K
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami percaya bahwa kehadiran Bapak Kapolres di Bumi Sumekar adalah bagian dari takdir dan amanah yang mulia. Kami berharap beliau mampu mengayomi seluruh lapisan masyarakat, serta membangun sinergi yang kokoh dengan semua elemen daerah,” kata Andriansyah kepada media ini, Rabu (16/4/2025).
Dalam pernyataannya, Andriansyah menekankan pentingnya pendekatan humanis dan kolaboratif di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ia juga mengajak institusi kepolisian untuk menjalin komunikasi yang terbuka dan membangun kemitraan dengan berbagai unsur masyarakat sipil, termasuk organisasi keagamaan dan kepemudaan.
“Kami dari Muhammadiyah siap mendukung tugas-tugas Polres Sumenep demi terciptanya masyarakat yang aman, damai, religius, dan berkemajuan,” tegasnya.
Lebih jauh, tokoh muda Muhammadiyah itu mendoakan agar Kapolres yang baru senantiasa diberi kekuatan, kebijaksanaan, serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdian.
Pihaknya berharap, pemimpin Polres Sumenep yang baru dapat menjalankan amanah dengan adil, penuh dedikasi, dan membawa suasana ketenteraman yang menyatu dengan budaya lokal yang penuh kearifan.
“Semoga Allah SWT senantiasa membimbing beliau dalam menegakkan keadilan, menjaga marwah Polri, dan menjadi pemimpin yang amanah serta dicintai oleh masyarakat,” pungkas Andriansyah.
Kota Sumenep yang sarat sejarah dan budaya di ujung timur Pulau Madura ini memang memerlukan pemimpin yang tidak hanya kuat dalam strategi keamanan, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai sosial keagamaan dan kearifan lokal.
Pergantian Kapolres menjadi momentum reflektif bahwa menjaga Sumenep bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama dari rakyat, untuk rakyat, dan bersama rakyat. (REDJAVA****)








