Pemkab Sumenep Luncurkan ORI Campak, Sasar 74 Ribu Anak untuk di Imunisasi

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Didampingi Kadinkes P2KB Elliyana Fardasyah Saat Meninjau Vaksinasi Campak di Salah Satu Sekolah, Senin (25/08/2025)

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim Didampingi Kadinkes P2KB Elliyana Fardasyah Saat Meninjau Vaksinasi Campak di Salah Satu Sekolah, Senin (25/08/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ancaman wabah campak semakin nyata di Kabupaten Sumenep. Sejak Februari hingga Agustus 2025, lebih dari 2.000 anak terjangkit, bahkan 17 di antaranya meregang nyawa.

Menghadapi situasi darurat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bergerak cepat dengan meluncurkan program Outbreak Response Immunization (ORI) campak, Senin (25/8/2025).

Program imunisasi massal ini menyasar 74 ribu lebih anak berusia 9 bulan hingga 7 tahun di seluruh kecamatan. Hari pertama pelaksanaan dipusatkan di TK Rumah Pintar Sumenep, disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Imam Hasyim.

“Kami menargetkan capaian imunisasi minimal 90 persen. Tapi kunci keberhasilan bukan hanya di pemerintah, melainkan dukungan orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan para ulama untuk memberi pemahaman bahwa imunisasi adalah benteng masa depan anak-anak kita,” tegas Imam Hasyim.

Ia mengingatkan, jika masyarakat abai, penyebaran campak akan semakin sulit dikendalikan dan bisa menelan korban lebih besar.

Baca Juga :  Grand Opening Indomaret Primkop 27 Kodim 0827/Sumenep, Sejahterakan Anggota

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Elyana Fardasyah, memastikan program ORI berlangsung selama dua pekan.

Bila dalam rentang waktu tersebut masih ada anak yang belum divaksin, pihaknya akan melakukan penyisiran tambahan selama satu minggu, termasuk dengan mendatangi langsung rumah warga.

“Target minimal 90 persen harus tercapai. ORI ini adalah cara paling efektif memutus rantai penularan campak yang kini terus melonjak,” ujar Elyana.

Dengan kondisi 2.105 kasus suspek campak tercatat hingga akhir Agustus, pemerintah daerah menegaskan tidak ada pilihan lain selain mempercepat imunisasi massal.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Serahkan SK Petikan PPPK JF Guru Formasi Tahun 2022

Harapannya, melalui langkah ini Sumenep bisa segera keluar dari ancaman wabah yang merenggut nyawa anak-anak. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi
Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga

BERITA TERKAIT

Rabu, 16 September 2026 - 08:22 WIB

Kakanwil Ditjenpas Jatim Kusnali Sambangi Rutan Sumenep, Kejar Paket hingga Batik Catra Tuai Apresiasi

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

BERITA TERBARU