Pemerintah Tutup Tambang Ilegal di Kalimantan, Menkopolhukam Mahfud MD : Bisa Menutupi Utang Negara

Senin, 7 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkopolhukam RI Prof Dr Mahfud MD

Menkopolhukam RI Prof Dr Mahfud MD

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Menkopolhukam Mahfud MD, berjanji bakal menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap kasus mafia tambang di Kalimantan.

Sedangkan Polisi dan TNI tidak disebut-sebut untuk menutup tambang ilegal di Kalimantan Ada Apa?

Mahfud hanya menjelaskan Pemerintah akan dibantu KPK, bahkan soal tambang tersebut telah dikeluhkan dari mantan ketua KPK yang lama

Baca Juga :  Nilai Perdagangan Ekspor Tahun 2022 Baik, Ekspor Indonesia Relatif Kuat

Dirinya teringat omongan mantan ketua KPK Abraham Samad yang menyebut kemungkinan setiap orang di Indonesia mendapat Rp 20 juta per bulan jika mafia tambang diberantas.

“Kami akan gandeng KPK berantas habis mafia tambang seluruh Kalimantan,” tegasnya.

Mahfud pun mengutip pernyataan Abraham Samad pernah menyatakan hal itu merespons temuan ahli mengenai maraknya mafia tambang.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Idul Adha 1445 H, Harga Ayam Potong Mulai Merangkak Naik

“Kata Samad waktu itu, jika korupsi bidang tambang saja bisa diberantas, maka Indonesia bukan hanya bebas utang, tetapi bahkan setiap kepala orang Indonesia bisa mendapat sekitar Rp 20 juta tiap bulan,” kata Mahfud melalui pesan singkat, Senin (07/11/2022).

Mahfud mengaku masih menemukan aduan serupa hingga saat ini. Dia berencana menindaklanjuti hal tersebut.

Baca Juga :  Kiprah Polwan Semakin Diperkuat, Polda Jatim Gelar Serah Terima Ibu Asuh Polwan

Ia akan menggandeng KPK untuk menangani kasus ini untuk mengungkap lebih lanjut kajian mengenai mafia di berbagai sektor.

“Nanti saya akan koordinasi dengan KPK untuk membuka file tentang modus korupsi dan mafia dipertimbangan, perikanan, kehutanan, pangan, dan lain-lain,” ujarnya.

Disinggung wartawan terkait kenapa kok nanti sekarang baru serius Pemerintah, Mahfud Belum memberikan tanggapannya. (REDJAVA/FRN****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru