Pemerintah Tutup Tambang Ilegal di Kalimantan, Menkopolhukam Mahfud MD : Bisa Menutupi Utang Negara

- Redaksi

Senin, 7 November 2022 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkopolhukam RI Prof Dr Mahfud MD

Menkopolhukam RI Prof Dr Mahfud MD

JAVANETWORK.CO.ID.JAKARTA – Menkopolhukam Mahfud MD, berjanji bakal menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengungkap kasus mafia tambang di Kalimantan.

Sedangkan Polisi dan TNI tidak disebut-sebut untuk menutup tambang ilegal di Kalimantan Ada Apa?

Mahfud hanya menjelaskan Pemerintah akan dibantu KPK, bahkan soal tambang tersebut telah dikeluhkan dari mantan ketua KPK yang lama

Dirinya teringat omongan mantan ketua KPK Abraham Samad yang menyebut kemungkinan setiap orang di Indonesia mendapat Rp 20 juta per bulan jika mafia tambang diberantas.

“Kami akan gandeng KPK berantas habis mafia tambang seluruh Kalimantan,” tegasnya.

Mahfud pun mengutip pernyataan Abraham Samad pernah menyatakan hal itu merespons temuan ahli mengenai maraknya mafia tambang.

Baca Juga :  Masuki Hari ke-7 Turnamen Bola Voli Paguyuban Batang-Batang Plus Jawara Agung Cup 2023, Abdul Hamid : Sudah Terlihat Pemain Muda Berbakat

“Kata Samad waktu itu, jika korupsi bidang tambang saja bisa diberantas, maka Indonesia bukan hanya bebas utang, tetapi bahkan setiap kepala orang Indonesia bisa mendapat sekitar Rp 20 juta tiap bulan,” kata Mahfud melalui pesan singkat, Senin (07/11/2022).

Mahfud mengaku masih menemukan aduan serupa hingga saat ini. Dia berencana menindaklanjuti hal tersebut.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Tiba Di RRT

Ia akan menggandeng KPK untuk menangani kasus ini untuk mengungkap lebih lanjut kajian mengenai mafia di berbagai sektor.

“Nanti saya akan koordinasi dengan KPK untuk membuka file tentang modus korupsi dan mafia dipertimbangan, perikanan, kehutanan, pangan, dan lain-lain,” ujarnya.

Disinggung wartawan terkait kenapa kok nanti sekarang baru serius Pemerintah, Mahfud Belum memberikan tanggapannya. (REDJAVA/FRN****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini
Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD
PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni
Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep
154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas
75 Paskibraka Sumenep Sukses Kawal HUT ke-81 RI, Honor Cair dan Evaluasi Besar Disiapkan
Camat Pragaan Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Kobarkan Nasionalisme dan Perkuat Kebersamaan Warga
HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Sumenep Tekankan Semangat Gotong Royong dan Kerja Nyata

BERITA TERKAIT

Minggu, 13 September 2026 - 23:59 WIB

Disdik Sumenep Dorong Dongeng Jadi Senjata Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bersama Kita Bisa Tasyakuran HUT RI ke-81, Pesan Kuat Bapenda Sumenep di Tengah Perjuangan Kejar Target PAD

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:59 WIB

PK PMII STAIM Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme: Kemerdekaan Tak Boleh Berhenti di Seremoni

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Personel Yonif TP 931/KJ Hadirkan Semangat Kemerdekaan di MI Miftahun Najah Sumenep

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:21 WIB

154 Warga Binaan Rutan Sumenep Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

BERITA TERBARU