JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Atmosfer semangat membara terasa di GOR Beladiri KONI Sumenep saat Perguruan Silat Nasional (PSN) Perisai Putih Cabang Sumenep menggelar pembinaan intensif jurus tunggal wajib Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyiapkan para atlet berbakat menuju berbagai ajang kejuaraan bergengsi.
Sebanyak 31 peserta, terdiri dari 10 pelatih dan 21 atlet, berpartisipasi dalam program yang digagas untuk mengasah keterampilan dan menanamkan disiplin teknik jurus tunggal wajib. Ketua PSN Perisai Putih Sumenep, Imam Syafi’ie, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah awal dalam membangun fondasi kuat bagi atlet lokal agar dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami ingin mencetak atlet yang tidak hanya menguasai teknik, tetapi juga memiliki mental juara. Pembinaan ini menjadi bagian dari persiapan mereka menuju Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta berbagai turnamen tingkat regional dan provinsi,” ujar Imam, Kamis (03/04/2025)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menambahkan bahwa dalam dunia pencak silat, penguasaan jurus tunggal wajib IPSI sangat krusial. Atlet harus memahami tidak hanya gerakan, tetapi juga filosofi dan esensi dari setiap jurus yang ditekuni. Oleh karena itu, PSN Perisai Putih berkomitmen untuk terus memberikan pembinaan secara terstruktur dan berjenjang.
“Kami ingin atlet Sumenep tidak hanya menjadi peserta dalam kejuaraan, tetapi juga tampil sebagai kompetitor tangguh yang mampu membawa pulang prestasi membanggakan. Dengan latihan yang konsisten dan dukungan dari semua pihak, kami optimistis bisa mewujudkan itu,” tegasnya.
Tak hanya menjadi ajang latihan, kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi bagi pelatih untuk lebih memahami metode pembinaan yang efektif. PSN Perisai Putih Sumenep menegaskan komitmennya dengan menyelenggarakan pembinaan ini secara berkala guna memastikan para atlet terus berkembang dan siap menghadapi tantangan di setiap kompetisi.
“Ini bukan sekadar pelatihan biasa, tetapi juga pembentukan karakter. Kami akan rutin mengadakan pembinaan seperti ini setiap bulan agar para atlet semakin terampil dan percaya diri,” pungkasnya.
Menambah bobot acara, PSN Perisai Putih Sumenep menghadirkan Nawir Sadik, seorang pakar pencak silat dari Jawa Timur, sebagai pemateri utama. Kehadirannya memberikan wawasan dan teknik terbaru dalam pembelajaran jurus tunggal wajib, memastikan bahwa para atlet mendapatkan ilmu langsung dari sumber yang kompeten.
Dengan semangat yang menggelora, PSN Perisai Putih Sumenep optimistis dapat melahirkan talenta-talenta baru yang siap mengharumkan nama daerah di kancah pencak silat nasional. Kini, harapan besar bertumpu pada para atlet muda yang tengah menempa diri, meniti prestasi menuju puncak kejayaan. (REDJAVA****)









