JAVANETWORK.CO.SUMENEP – Pelanggaran lalu lintas masih sering dijumpai di Jalan Dr. Cipto, khususnya di kawasan sekitar eks Hotel Sumekar dan Utami.
Padahal, jalan ini telah ditetapkan sebagai jalur satu arah dari timur ke barat oleh pihak berwenang.
Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang tetap nekat melawan arah demi mempersingkat waktu tempuh atau karena kurangnya kesadaran berlalu lintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelanggaran ini tidak hanya menyalahi aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya, termasuk pejalan kaki dan pengendara yang sudah mematuhi arah yang benar.
Situasi ini semakin diperparah dengan minimnya pengawasan di lokasi tersebut.
Seorang warga setempat bernama Zaenor mengungkapkan bahwa pelanggaran lalu lintas semacam ini bukan hal baru.
Ia mengaku hampir setiap hari melihat pengendara yang melawan arah, terutama pada jam-jam sibuk.

“Kalau pagi atau sore, banyak motor dari arah timur yang masuk ke jalur ini, padahal jelas-jelas satu arah. Tidak ada petugas yang berjaga, jadi pengendara seolah bebas saja melanggar,” ujarnya, Selasa (01/06/2025)
Menurutnya, kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan. Selain menimbulkan potensi kecelakaan, pelanggaran yang dibiarkan tanpa tindakan tegas akan menciptakan budaya tidak disiplin di kalangan pengguna jalan.
Zaenor berharap ada langkah konkret dari aparat terkait, baik dari kepolisian maupun Dinas Perhubungan, untuk menertibkan arus lalu lintas di wilayah tersebut.
“Setidaknya ada petugas yang berjaga di jam-jam rawan, atau dipasang rambu tambahan dan pembatas jalan agar tidak bisa dilalui dari arah yang salah,” ujar Zaenor.
Dengan adanya penertiban dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan masyarakat akan lebih sadar dan tertib dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama. (REDJAVA****)








