JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, menyampaikan harapannya setelah Bupati dan Wakil Bupati Sumenep terpilih, Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH. Imam Hasyim, resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Menurutnya, duet kepemimpinan ini menghadapi tantangan besar sejak awal masa jabatan, terutama dalam efisiensi anggaran daerah.
“Kami menyambut baik pelantikan ini, tetapi kita juga harus realistis. Tantangan pertama yang harus dihadapi Bupati Fauzi dan Kiai Imam adalah mengelola anggaran dengan cermat agar program-program prioritas tetap berjalan,” ujar Zainal di Sumenep, Jumat (21/2/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Zainal menyoroti bahwa kondisi fiskal daerah saat ini memerlukan strategi matang.
Ia mengingatkan agar setiap kebijakan yang diambil tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam sektor ketahanan pangan dan ekonomi kerakyatan.
“Efisiensi anggaran bukan berarti memangkas program, tapi memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” tegasnya.
Sebagai pemimpin yang sudah pernah melewati situasi sulit, Fauzi diyakini memiliki pengalaman dalam menghadapi keterbatasan fiskal.
“Pada periode pertama, Bupati Fauzi berhasil menavigasi anggaran di tengah pandemi Covid-19 yang memaksa adanya refocusing besar-besaran. Itu jadi modal kuat bagi kepemimpinan periode kedua ini,” jelas Zainal.
Namun, ia juga menekankan bahwa tantangan ke depan bukan hanya soal anggaran. DPRD Sumenep akan mengawal jalannya pemerintahan agar janji-janji politik yang disampaikan saat kampanye benar-benar direalisasikan.
“Masyarakat punya ekspektasi tinggi terhadap Fauzi-Kiai Imam. Kita akan terus mendukung, tapi juga memastikan bahwa janji politik yang pernah disampaikan benar-benar diwujudkan,” tutupnya.
Dengan pelantikan ini, Sumenep resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Sejauh mana Fauzi-Kiai Imam mampu menjawab tantangan yang ada akan sangat menentukan masa depan daerah ini dalam lima tahun ke depan. (REDJAVA****)









