Hari Bumi 2026: GEN Jatim Dorong Aksi Nyata, Ingatkan Ancaman Krisis Lingkungan Global

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Lama Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Bersama Ketua GEN Jatim Romli MPD

Foto Lama Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo SH MH Bersama Ketua GEN Jatim Romli MPD

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April 2026 kembali menjadi pengingat keras bagi dunia tentang kondisi bumi yang kian tertekan.

Tahun ini, Hari Bumi mengusung tema “Our Power, Our Planet” atau “Kekuatan Kita, Planet Kita”, yang menekankan bahwa solusi krisis lingkungan tidak bisa hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada aksi nyata masyarakat.

Tema tersebut menggarisbawahi pentingnya peran individu dan kolektif dalam menghadapi tantangan global seperti krisis air bersih, kerusakan ekosistem, hingga transisi energi menuju sumber yang lebih ramah lingkungan.

Ketua Generasi Emas Nusantara (GEN) Jawa Timur, Romli, M.Pd, menegaskan bahwa Hari Bumi harus dimaknai sebagai gerakan perubahan, bukan sekadar seremoni tahunan.

“Hari Bumi ini bukan hanya peringatan simbolik. Ini adalah alarm bagi kita semua bahwa bumi sedang tidak baik-baik saja dan membutuhkan aksi nyata dari setiap individu,” kata Ketua Gen Jatim Romli kepada media ini, Rabu (22/04/2026).

Dirinya menekankan bahwa kekuatan perubahan ada pada kesadaran kolektif masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi penentu masa depan lingkungan.

“Tema Our Power, Our Planet sangat jelas menunjukkan bahwa kekuatan terbesar ada pada kebersamaan. Jika gerakan kecil dilakukan secara konsisten, dampaknya akan sangat besar bagi bumi kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Romli juga menyoroti pentingnya perubahan gaya hidup sebagai langkah konkret yang dapat segera dilakukan masyarakat tanpa menunggu kebijakan besar.

“Mulai dari hal sederhana seperti mengurangi plastik sekali pakai, menjaga sumber air, hingga beralih pada energi yang lebih ramah lingkungan, itu adalah langkah nyata yang harus kita lakukan sekarang, bukan nanti,” tegas Romli.

Menurut pria asal Sumenep ini menyebut krisis lingkungan saat ini sudah berada pada tahap yang tidak bisa diabaikan. Karena itu, ia mendorong agar Hari Bumi 2026 dijadikan momentum memperkuat gerakan lingkungan berbasis komunitas dan edukasi berkelanjutan.

“Kalau kita tidak bergerak sekarang, maka generasi setelah kita akan mewarisi kerusakan yang jauh lebih besar. Karena itu, ini tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tapi seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Hari Bumi 2026 diharapkan menjadi titik penguatan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga keseimbangan alam.

Baca Juga :  Silaturahmi Calon Wakil Bupati dengan PAC PKB Arjasa: Bersama Bangun Kepulauan Kangean

Dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, upaya pelestarian lingkungan diharapkan semakin masif dan berkelanjutan. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Eks Sekdakab Sumenep Jadi Responden Sensus Ekonomi di RT 02 RW 04 Karangduak
Setelah 36 Tahun Berpisah, Alumni PGAN Sumenep Angkatan 1990 Lepas Rindu di Ponpes Miftahul Khair Bangkalan
PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM
Waspada El Nino di Madura, BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ajak Masyarakat Hemat Air dan Jaga Lingkungan
Kerapan Sapi Sumenep Jadi Momentum TNI Lestarikan Budaya Madura dan Perkuat Persatuan
DPC PKB Sumenep Bentuk Kepengurusan Baru, Kader Muda Dominan dan Perempuan Capai 40 Persen
Danrem Bhaskara Jaya Buka Festival Keris Sumenep, Dorong Aengtongtong Jadi Destinasi Wisata Budaya Kelas Nasional
Musda X LDII Sumenep Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi dengan Pemkab untuk Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:11 WIB

Eks Sekdakab Sumenep Jadi Responden Sensus Ekonomi di RT 02 RW 04 Karangduak

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:46 WIB

Setelah 36 Tahun Berpisah, Alumni PGAN Sumenep Angkatan 1990 Lepas Rindu di Ponpes Miftahul Khair Bangkalan

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:05 WIB

PKH Sumenep Tahap I dan II Tuntas Disalurkan, Rp119,7 Miliar Masuk Rekening 76 Ribu Lebih KPM

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:27 WIB

Waspada El Nino di Madura, BMKG Stasiun Trunojoyo Sumenep Ajak Masyarakat Hemat Air dan Jaga Lingkungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:59 WIB

Kerapan Sapi Sumenep Jadi Momentum TNI Lestarikan Budaya Madura dan Perkuat Persatuan

Berita Terbaru