JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Persoalan klasik kelebihan kapasitas atau overcrowding masih menjadi tantangan besar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep. Upaya demi upaya terus dilakukan, salah satunya melalui redistribusi warga binaan ke lapas lain.
Pada Kamis (25/9/2025) kemarin, satu orang warga binaan resmi dipindahkan ke Lapas Kelas I Malang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan yang digagas Rutan Sumenep untuk mereduksi lonjakan penghuni.
Berdasarkan data per Jumat (26/9/2025), Rutan Sumenep kini dihuni 355 warga binaan. Padahal, kapasitas ideal bangunan hanya 130 orang. Kondisi hampir tiga kali lipat dari daya tampung ini jelas bukan sekadar angka, melainkan situasi penuh risiko yang bisa berdampak pada kesehatan, keamanan, hingga efektivitas pembinaan.
Kepala Rutan Sumenep, Heri Sutriadi, menegaskan bahwa pemindahan warga binaan bukan hanya soal mengurangi jumlah penghuni, tetapi juga untuk memastikan hak pembinaan tetap berjalan optimal.
“Pemindahan ini bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan. Di Lapas Malang, warga binaan akan melanjutkan berbagai program, termasuk kegiatan ketahanan pangan yang saat ini sedang digencarkan,” ujar Heri Sutriadi dalam keterangan tertulis, Jum’at (26/09/2025).
Ia menambahkan, proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat serta sesuai prosedur pemasyarakatan yang berlaku. Dengan begitu, aspek keamanan maupun hak-hak warga binaan tetap terjamin.
Meski baru satu orang yang dipindahkan, kebijakan ini dinilai penting sebagai wujud konsistensi Rutan Sumenep dalam mengurai masalah overcrowding yang selama ini menjadi sorotan publik. Langkah tersebut diharapkan memberi ruang lebih agar pembinaan bagi warga binaan lain bisa lebih terfokus dan berkualitas.
“Kami Rutan Sumenep optimistis, melalui strategi redistribusi berjenjang, kualitas layanan pemasyarakatan akan semakin terjaga. Warga binaan yang dipindahkan pun diyakini tetap mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik di tempat yang baru,” tutupnya. (REDJAVA****)












