Operasi Gabungan Samsat Sumenep Tekankan Edukasi Pajak: Sinergi Lintas Instansi untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi Gabungan Samsat Sumenep Tekankan Edukasi Pajak: Sinergi Lintas Instansi untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Senin (28/07/2025)

Operasi Gabungan Samsat Sumenep Tekankan Edukasi Pajak: Sinergi Lintas Instansi untuk Tingkatkan Kesadaran Masyarakat, Senin (28/07/2025)

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terus digencarkan oleh UPT Pengelolaan Pajak Daerah (PPD) Kabupaten Sumenep. Hal ini diwujudkan melalui Operasi Gabungan Pemeriksaan PKB yang digelar pada Senin (28/01/2025), bekerja sama dengan Satlantas Polres Sumenep, Bapenda Provinsi Jawa Timur, dan Jasa Raharja.

Operasi tersebut dilaksanakan di dua titik strategis: di depan rumah kost H. Sumar’om Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, serta di Jalan Lingkar Barat, Desa Babbalan, Kecamatan Batuan. Kegiatan ini tak hanya difokuskan pada penindakan, namun lebih menitikberatkan pada edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya PKB dalam mendukung pembangunan daerah.

Kepala UPT Pengelolaan Pajak Daerah (PPD) Sumenep, Samtiono, SH., MH, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari langkah terpadu untuk membangun kesadaran kolektif warga akan peran strategis PKB.

“Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi wujud kepedulian terhadap kemajuan daerah. PKB adalah salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan,” tegas Samtiono.

Ia menambahkan bahwa selama ini masih ditemukan banyak pengendara yang belum memahami secara utuh manfaat dari pajak kendaraan. Padahal, dari sektor PKB inilah pemerintah daerah membiayai pembangunan infrastruktur, layanan publik, hingga peningkatan fasilitas transportasi.

“Ketika masyarakat membayar pajak kendaraan, mereka sejatinya sedang berkontribusi langsung terhadap kualitas jalan yang mereka lalui, penerangan jalan umum, dan pelayanan-pelayanan publik lainnya,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, UPT PPD Sumenep juga menurunkan layanan Samsat Keliling sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Petugas tidak hanya memeriksa surat kendaraan dan status pajak, tetapi juga memfasilitasi pembayaran langsung di tempat bagi masyarakat yang belum menunaikan kewajibannya.

Baca Juga :  Cek Kesiapan Pemilu 2024, Kapolres Sumenep Sambangi Kantor Bawaslu dan KPU

Guna mendukung kelancaran di lapangan, lima personel dari Satlantas Polres Sumenep turut dilibatkan untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Seluruh kegiatan dilakukan dengan pendekatan humanis dan persuasif, tanpa tekanan, namun tetap dengan ketegasan terhadap kewajiban pajak.

“Kami tidak menakuti masyarakat. Justru kami hadir untuk mempermudah. Kami ingin membangun kesadaran, bukan sekadar menegakkan aturan,” imbuh Samtiono.

Ke depan, Samtiono menegaskan bahwa operasi serupa akan terus digelar secara rutin di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep. Hal ini merupakan komitmen nyata dalam mendorong pertumbuhan kepatuhan masyarakat terhadap PKB.

“Kalau kesadaran masyarakat meningkat, maka pembangunan daerah akan semakin cepat. Kami ingin masyarakat tidak hanya membayar karena takut ditilang, tapi karena sadar bahwa PKB adalah bentuk kontribusi untuk daerahnya sendiri,” tutup Samtiono, SH., MH.

Sementara itu, Perwakilan dari Bapenda Sumenep, R. Hasan Karnain, SE., M.Si., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini sangat ditentukan oleh sinergitas antarinstansi yang solid dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Paparkan Visi-Misi 2025-2030 dalam Rapat Paripurna DPRD

“Operasi seperti ini tidak bisa berjalan efektif tanpa kerja sama lintas lembaga. Sinergi antara Samsat, Kepolisian, Jasa Raharja, dan Bapenda adalah kunci untuk memperluas jangkauan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Hasan Karnain saat diwawancarai. 

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan di lapangan bukan sekadar pemeriksaan administratif, melainkan juga bagian dari pendekatan menyeluruh untuk membangun budaya sadar pajak yang berkelanjutan.

“Masyarakat akan lebih mudah menerima aturan ketika pendekatannya adalah kolaboratif dan melayani. Inilah yang kami bangun bersama dalam kegiatan ini,” pungkas Gus Hasan Sapaan akrabnya. (REDJAVA****) 

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Bupati Fauzi Pastikan Harga Tembakau 2026 Lebih Berkeadilan, Petani Sumenep Kian Terlindungi
Penutupan Bimtek IPARI, Kemenag Sumenep Tegaskan Penyuluh Agama Jadi Agen Perubahan
Yel-Yel ‘Hidup BRIDA’ Bergema, Siswahyudi Bintoro Semarakkan Lomba Masak HUT RI ke-81
Monev Dana Desa Tahap II, Camat Batuputih Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran
TNI Peduli, Yonif 931/KJ Salurkan Dua Tangki Air Bersih kepada Warga Montorna
Polantas Menyapa, Cara Humanis Satlantas Polresta Sumenep Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas di Kalangan Sopir Ekspedisi
PN Sumenep Nilai Lomba Masak Forkopimda Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi
Polsek Masalembu Ungkap Kasus Curat, Dua Pelaku Ditangkap, Barang Bukti Berhasil Diamankan

BERITA TERKAIT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:03 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Harga Tembakau 2026 Lebih Berkeadilan, Petani Sumenep Kian Terlindungi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Penutupan Bimtek IPARI, Kemenag Sumenep Tegaskan Penyuluh Agama Jadi Agen Perubahan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Yel-Yel ‘Hidup BRIDA’ Bergema, Siswahyudi Bintoro Semarakkan Lomba Masak HUT RI ke-81

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:03 WIB

Monev Dana Desa Tahap II, Camat Batuputih Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:31 WIB

TNI Peduli, Yonif 931/KJ Salurkan Dua Tangki Air Bersih kepada Warga Montorna

BERITA TERBARU