JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, SMAN 1 Sumenep menggelar upacara bendera dengan suasana yang berbeda dan penuh warna.
Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan kompak mengenakan busana adat Madura. Para siswa laki-laki tampil gagah dalam kostum Sakera, sementara siswi perempuan tampil anggun mengenakan kebaya Marlena.
Upacara yang digelar di halaman utama sekolah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Sumenep, Drs. Rafiudin, M.Pd.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya menjadikan peringatan Hardiknas sebagai momentum introspeksi dan pembentukan karakter siswa.
“Pendidikan bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi lebih luas dari itu. Pendidikan harus melahirkan pribadi yang berakhlak mulia, yang mampu menjalin persaudaraan dan menjaga nilai-nilai kebersamaan. Saya harap anak-anak Smansa terus berbuat baik dan menjaga hubungan baik dengan sesama teman,” ujar Rafiudin dengan penuh semangat.
Lebih dari sekadar upacara, peringatan Hardiknas di SMAN 1 Sumenep tahun ini dikemas dengan suasana kekeluargaan dan nilai-nilai budaya lokal.

Seusai upacara, seluruh guru dan staf melakukan sesi foto bersama dengan latar dekorasi khas Madura, menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan berkesan.
Tak ketinggalan, para siswa turut memeriahkan peringatan Hardiknas dengan mengikuti berbagai lomba tradisional yang digelar secara antarkelas.
Di antaranya lomba tarik tambang dan permainan memukul bola dengan botol. Kegiatan ini berlangsung meriah dan disambut antusias oleh para siswa yang bersorak memberi dukungan kepada tim kelas masing-masing.
Peringatan Hardiknas di SMAN 1 Sumenep bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan juga sebagai wujud komitmen dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan tetap menjunjung tinggi budaya lokal.
“Kita ingin menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah sekaligus semangat kolaborasi dalam kebersamaan. Ini adalah wajah pendidikan yang menyenangkan dan membangun,” tutup Rafiudin.
Dengan menggabungkan nilai budaya dan pendidikan, SMAN 1 Sumenep membuktikan bahwa Hardiknas dapat dirayakan secara kreatif, penuh makna, dan menyentuh hati setiap warga sekolah. (REDJAVA****).









