Naghfir’s Institute Award 2026 Soroti Kisah Nurul, Pemulung yang Bermimpi Anak Jadi Prajurit TNI

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Naghfir's Institute Dr Naghfir Saat Menyerahkan Penghargaan Katagori Pemulung Nurul Di Naghfir's Institute Award 2026

Direktur Naghfir's Institute Dr Naghfir Saat Menyerahkan Penghargaan Katagori Pemulung Nurul Di Naghfir's Institute Award 2026

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Di balik kerasnya kehidupan sebagai pemulung, Nurul menyimpan mimpi besar untuk masa depan anaknya. Ia ingin suatu hari melihat buah hatinya mengenakan seragam Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan mengabdi kepada bangsa.

Kisah perjuangan Nurul itu menjadi salah satu cerita inspiratif yang diangkat dalam Naghfir’s Institute Award 2026, sebuah ajang penghargaan yang memberi apresiasi kepada sosok-sosok sederhana namun memiliki keteguhan luar biasa dalam memperjuangkan masa depan keluarga.

Setiap hari, Nurul menyusuri jalanan dan tempat pembuangan sampah untuk mengumpulkan barang bekas. Dari pekerjaan itulah ia menafkahi keluarga sekaligus membiayai pendidikan anaknya.

Bagi Nurul, kemiskinan bukan alasan untuk berhenti bermimpi.

“Saya hanya pemulung, tapi saya ingin anak saya punya masa depan yang lebih baik. Saya ingin dia jadi tentara supaya bisa membanggakan keluarga dan mengabdi untuk negara,” ujar Nurul dengan penuh harap.

Direktur Naghfir’s Institute, Dr Naghfir, mengatakan kisah Nurul dipilih karena mencerminkan semangat perjuangan orang tua yang rela melakukan apa saja demi masa depan anaknya.

“Kisah Nurul adalah potret keteguhan seorang ibu yang berjuang dalam diam. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia tetap menanamkan mimpi besar kepada anaknya untuk menjadi prajurit TNI,” kata Dr Naghfir, Kamis (05/03/2026)

Menurutnya, cerita seperti ini penting diangkat ke ruang publik agar masyarakat melihat bahwa pahlawan keluarga sering kali lahir dari kehidupan yang sangat sederhana.

“Melalui Naghfir’s Institute Award, kami ingin menghadirkan cerita-cerita inspiratif dari masyarakat bawah yang jarang tersorot. Mereka adalah pejuang keluarga yang sesungguhnya,” tambahnya.

Kisah Nurul pun menjadi pengingat bahwa mimpi besar tidak selalu lahir dari kemewahan. Dari tangan seorang pemulung pun, harapan untuk masa depan bangsa tetap bisa tumbuh dan diperjuangkan dengan penuh keteguhan. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Momen Hangat Ketua DPRD Sumenep Bertemu Presiden Prabowo Subianto di Akmil Magelang
Helmi Art Museum Sumenep Gaungkan “From Steel to Soul” yang Menggetarkan Nusantara di Momentum Hari Keris Nasional 2026
Atlet Sumenep Pamer Dominasi di FOSFAT Se-Madura, Raih 4 Emas di Lintasan Sprint
Az Syahra Nastiti Ramadhani Bawa Pulang Juara 1 Smart Competition, Harumkan Dunia Pendidikan Sumenep
Hari Keris Nasional 2026: Dr. Naghfir Tegaskan Keris sebagai Simbol Kekuatan, Kejayaan, dan Kemakmuran Bangsa
11 Ribu Pelari Padati Gianyar, Polres Probolinggo Ambil Bagian di Kemala Run 2026
PC PSNU Pagar Nusa Sumenep Gelar Rapat Pleno, Perkuat Konsolidasi dan Penyegaran Pengurus hingga 2028
Peredaran Narkotika di Kepulauan Sumenep Kian Mengkhawatirkan, PDM: Alarm Serius Penegakan Hukum

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:58 WIB

Momen Hangat Ketua DPRD Sumenep Bertemu Presiden Prabowo Subianto di Akmil Magelang

Minggu, 19 April 2026 - 20:26 WIB

Helmi Art Museum Sumenep Gaungkan “From Steel to Soul” yang Menggetarkan Nusantara di Momentum Hari Keris Nasional 2026

Minggu, 19 April 2026 - 18:34 WIB

Atlet Sumenep Pamer Dominasi di FOSFAT Se-Madura, Raih 4 Emas di Lintasan Sprint

Minggu, 19 April 2026 - 18:12 WIB

Az Syahra Nastiti Ramadhani Bawa Pulang Juara 1 Smart Competition, Harumkan Dunia Pendidikan Sumenep

Minggu, 19 April 2026 - 16:41 WIB

Hari Keris Nasional 2026: Dr. Naghfir Tegaskan Keris sebagai Simbol Kekuatan, Kejayaan, dan Kemakmuran Bangsa

Berita Terbaru