JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Upaya memperkuat peran perempuan sebagai fondasi ketahanan keluarga dan masyarakat terus digelorakan. Muslimah Ahlulbait Indonesia (ABI) Kabupaten Sumenep melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, Jumat (12/12/2025), sebagai momentum strategis membangun kolaborasi lintas sektor.
Kunjungan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Milad Sayyidah Fathimah az-Zahra, sosok agung yang menjadi simbol keteladanan perempuan dalam Islam. Momentum ini dimaknai Muslimah ABI sebagai penguatan nilai spiritual sekaligus penggerak aksi sosial nyata di tengah masyarakat.
Rombongan Muslimah ABI diterima langsung oleh Sekretaris Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Kusmawati Herman, bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Fatimatus Suhra, di ruang rapat VIP kantor Dinsos P3A. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh semangat kolaborasi.
Dalam forum tersebut, Muslimah ABI memaparkan profil organisasi serta sejumlah program sosial yang telah dijalankan, mulai dari penguatan peran ibu dalam keluarga, edukasi keagamaan, hingga aktivitas sosial kemasyarakatan. Diskusi berkembang pada isu-isu krusial pemberdayaan perempuan, pendidikan anak, serta tantangan keluarga di era digital.
Sekretaris Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, Kusmawati Herman, menegaskan bahwa peran ibu saat ini semakin strategis, khususnya dalam mengawal tumbuh kembang anak di tengah derasnya arus teknologi informasi.
“Pengawasan orang tua, terutama ibu, terhadap penggunaan gawai anak menjadi sangat penting. Tanpa kontrol, anak-anak rentan terpapar konten tidak layak, perundungan siber, hingga akses ke situs berbahaya. Kami berharap organisasi perempuan seperti Muslimah ABI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam edukasi dan pendampingan keluarga,” ujar Kusmawati Herman.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh Muslimah ABI. Organisasi perempuan yang bernaung di bawah Ahlulbait ini menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga, sejalan dengan nilai-nilai keteladanan Sayyidah Fathimah az-Zahra.
Perwakilan Muslimah ABI Kabupaten Sumenep menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah merupakan langkah penting untuk memperluas dampak sosial organisasi.
“Kami meyakini bahwa perempuan adalah jantung peradaban. Melalui sinergi dengan Dinsos P3A, Muslimah ABI ingin menghadirkan program-program yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga dan kualitas generasi masa depan,” ungkap perwakilan Muslimah ABI Sumenep.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinsos P3A, Fatimatus Suhra, mendorong agar komunikasi dan pertukaran informasi antara kedua belah pihak terus ditingkatkan guna melahirkan program-program kolaboratif yang berkelanjutan dan berdampak luas.
Kunjungan ini menandai babak baru hubungan Muslimah ABI Kabupaten Sumenep dengan pemerintah daerah. Lebih dari sekadar silaturahmi, pertemuan tersebut menjadi fondasi awal terbentuknya poros kolaborasi dalam pelayanan sosial, pemberdayaan perempuan, dan penguatan keluarga sebagai pilar utama pembangunan masyarakat di Kabupaten Sumenep. (REDJAVA****)










