Musim Panen Padi Tiba, Harga Beras Lokal di Sumenep Mulai Turun

Sabtu, 13 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musim Padi di Kecamatan Gapura

Musim Padi di Kecamatan Gapura

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Petani di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur saat ini telah memasuki musim panen. Hal ini diprediksi bisa membuat harga beras mengalami penurunan mengingat banyaknya stok beras milik petani dan masyarakat.

“Beras untuk saat ini terakhir di harga Rp11.000 – 12.000 perkilogram, sementara untuk beras musim panen saat ini duduk di kisaran harga Rp9.000 – Rp10.000 perkilogram,” ucap H. Satnawi saat dikonfirmasi awak media, Sabtu 13/04/2024).

Baca Juga :  Sungguh Luar Biasa Fadhilah Keutamaan Sholat Tarawih Malam ke-18, Malaikat Berkata "Wahai Hamba Allah Sesungguhnya Allah Telah Meridhoimu dan Meridhoi Kedua Orang Tuamu"

Dijelaskan, di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep telah mulai panen padi, antara wilayah Kecamatan Dungkek, Batang-Batang, Batuputih, Gapura, Pragaan, Ambunten, Pasongsongan, Pragaan, Bluto, Saronggi, Rubaru, Manding, Batuan dan sebagian Kecamatan Kota Sumenep.

Baca Juga :  Ketua Paguyuban PR Sumenep Sambut Baik Penetapan TIHT 2025, Perisai Teguh Hadapi Fluktuasi Harga

“Panen hampir merata di wilayah tersebut mengingat saat proses penanaman padi dilakukan secara bertahap. Dan perkiraan secara puncak panen kita disini (Sumenep) akan terjadi di pertengahan bulan April sampai akhir bulan,” ungkapnya.

Menurut salah gudang penggilingan padi di Desa Beraji Gapura menyebut, penurunan harga beras bukan hanya disebabkan musim panen padi telah tiba, namun juga disebabkan berbagai faktor, seperti bantuan beras murah dan beras gratis sehingga daya beli masyarakat menurun.

Baca Juga :  Rutan Sumenep Ikuti Seminar Motivasi Family Support Secara Virtual

“Hal itulah yang menyebabkan menurunnya harga beras, fenomena hal itu biasanya terjadi di saat musim panen padi tiba dan yang pasti nantinya juga mempengaruhi harga beras di pasaran,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru