JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Dalam suasana penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep secara resmi melantik Pengurus Panti Asuhan Muhammadiyah Kabupaten Sumenep periode 2025-2030.
Acara yang berlangsung pada Selasa, 25 Februari 2025, atau bertepatan dengan 26 Sya’ban 1446 H, ini menjadi momentum penting bagi persyarikatan dalam memperkuat komitmennya terhadap kesejahteraan anak-anak yatim dan dhuafa.
Ketua PDM Sumenep, Dr. Moh. Zeinudin, S.H., S.H.I., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan baru ini memikul amanah besar dalam membina dan mencetak generasi yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa sosial tinggi.
“Panti asuhan ini bukan sekadar tempat tinggal bagi anak-anak yang membutuhkan, tetapi harus menjadi kawah candradimuka yang membentuk mereka menjadi pemimpin masa depan, insan yang kuat secara iman, ilmu, dan akhlak. Ini amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” ujar Dr. Zeinudin kepada media ini, Rabu (26/02/2025).
Pelantikan yang berlangsung di lingkungan panti ini dihadiri oleh berbagai elemen Muhammadiyah, tokoh agama, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan dukungan.
Prosesi pelantikan dilakukan dengan pembacaan ikrar dan penyerahan SK kepada para pengurus baru.
Muhammadiyah selama ini dikenal sebagai salah satu organisasi Islam yang sangat aktif dalam bidang sosial dan pendidikan.
Keberadaan panti asuhan di bawah naungan Muhammadiyah bukan sekadar program karitatif, tetapi juga bagian dari strategi besar untuk mencetak generasi penerus yang memiliki daya saing tinggi.
“Kami berharap para pengurus baru ini bisa membawa inovasi dalam pengelolaan panti, baik dari segi pendidikan, kemandirian ekonomi, maupun pembinaan karakter anak-anak. Jangan sampai mereka hanya tumbuh besar, tetapi harus tumbuh dengan nilai-nilai yang kuat dan wawasan yang luas,” harapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara Muhammadiyah, masyarakat, dan pemerintah dalam mendukung keberlangsungan panti asuhan.
Ia juga mengajak seluruh elemen umat Islam di Sumenep untuk tidak hanya sekadar memberi donasi, tetapi juga berperan aktif dalam pembinaan moral dan spiritual anak-anak asuh.
Dengan kepengurusan yang baru, harapan besar pun disematkan. Tidak hanya dalam hal keberlanjutan operasional panti, tetapi juga dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak yatim yang diasuh.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di panti ini mendapatkan pendidikan yang layak, akses terhadap teknologi, dan tentu saja pembinaan keagamaan yang kuat. Muhammadiyah harus tetap menjadi pelopor dalam memberikan solusi atas permasalahan sosial di negeri ini,” pungkas Dr. Zein.
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi pengurus baru untuk menjalankan amanah besar yang telah dipercayakan.
Dengan dedikasi yang tinggi dan semangat yang tak pernah padam, mereka diharapkan mampu menjadikan Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep sebagai rumah bagi generasi emas masa depan. (REDJAVA****)










