MS Arifin, Sosok Inspiratif di Balik Gemilangnya Musik Tongtong Dewa Amor Pasongsongan

- Redaksi

Kamis, 26 Desember 2024 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MS Arifin, Sosok Inspiratif di Balik Gemilangnya Musik Tongtong Dewa Amor Pasongsongan

MS Arifin, Sosok Inspiratif di Balik Gemilangnya Musik Tongtong Dewa Amor Pasongsongan

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Seni tradisional musik tongtong, yang dulunya hanya dimainkan sebagai pengingat waktu sahur, kini bertransformasi menjadi warisan budaya yang mendunia. Perubahan ini tidak lepas dari peran besar MS Arifin, putra asli Kecamatan Pasongsongan, yang telah menjadi pelopor dalam melestarikan dan mempromosikan musik tongtong hingga dikenal lebih luas.

Sebagai bentuk kecintaannya terhadap seni dan budaya lokal, MS Arifin, melalui perusahaan Therapy Banyu Urip, menjadi sponsor utama grup musik tongtong Dewa Amor. Dukungan ini tidak hanya berbentuk finansial, tetapi juga motivasi yang membakar semangat para musisi muda untuk terus berkarya.

“Setiap ada festival atau lomba, saya dan tim selalu hadir untuk mendukung. Musik tongtong adalah kebanggaan kita semua. Ini adalah warisan budaya yang harus terus kita jaga dan promosikan,” kata MS Arifin dengan penuh semangat pada Kamis (26/12/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musik tongtong telah mengalami transformasi besar. Dari sekadar alat untuk membangunkan orang sahur, kini seni ini menjadi simbol kreativitas dan identitas masyarakat Pasongsongan.

Baca Juga :  BEM-KM Universitas Wiraraja Demo DPRD Sumenep, Polisi Lakukan Pengamanan Ketat

MS Arifin menyadari potensi besar yang dimiliki musik ini. Dengan langkah-langkah nyata, ia berhasil membawa musik tongtong tidak hanya dikenal di tanah kelahirannya, tetapi juga menjadi bagian dari panggung seni budaya internasional.

“Musik tongtong adalah jiwa kita, warisan yang tidak boleh pudar. Kita harus terus menjaganya agar anak cucu kita kelak tetap bangga dengan budaya mereka,” ungkapnya.

Festival musik tongtong di Kabupaten Sumenep menjadi momen yang sangat dinantikan. Grup Dewa Amor, yang berada di bawah naungan MS Arifin, selalu menjadi sorotan. Penampilan mereka yang penuh semangat dan inovasi telah membuktikan bahwa musik tradisional ini mampu bersaing dengan seni modern lainnya.

Baca Juga :  Jenderal Yang Meresahkan

Dukungan MS Arifin yang tulus tidak hanya memberikan kebebasan berkarya bagi para musisi, tetapi juga menanamkan rasa cinta yang mendalam terhadap budaya lokal.

Langkah MS Arifin membuktikan bahwa cinta terhadap budaya lokal dapat memberikan dampak besar. Ia tidak hanya berhasil melestarikan musik tongtong, tetapi juga mengangkat citra Pasongsongan sebagai daerah yang kaya akan seni dan budaya.

“Ini bukan hanya tentang seni, tetapi tentang menunjukkan pada dunia bahwa kita memiliki sesuatu yang luar biasa. Musik tongtong adalah identitas kita, dan kita harus bangga karenanya,” ucapnya dengan penuh keyakinan.

Melalui dedikasi dan komitmennya, MS Arifin tidak hanya menjadi pelestari budaya, tetapi juga inspirasi bagi banyak generasi muda untuk mencintai dan menjaga warisan leluhur.

“Musik tongtong bukan sekadar tradisi. Musik ini akan menjadi simbol kebanggaan, kreativitas, dan semangat masyarakat Pasongsongan yang terus menggema hingga ke panggung dunia,” tandasnya. (REDJAVA****)

Follow WhatsApp Channel javanetwork.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

BERITA TERKAIT

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri
Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal
Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan
Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan
Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur
PKDI Cup II 2026: Saling Serang di Lapangan, Pamekasan dan Sumenep Berbagi Angka 1-1
Era Fintech Makin Pesat, Dr. Naghfir Ingatkan Pemuda Jangan Sekadar Jadi Pengguna
Diklat Paskibra Sumenep Makin Bermakna, Yonif TP 931/KJ Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan

BERITA TERKAIT

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Cabe Jamu Sumenep Dibidik Tembus Pasar Dunia, Kemensos Berdayakan 220 KPM Jadi Petani Mandiri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Semarak Sape Sonok 2026 di Sumenep, Staf Ahli Bupati Bicara Budaya hingga Ekonomi Lokal

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Polisi Sumenep Sikat Peredaran Miras, 17 Botol Arak Bali Diamankan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Gerak Cepat Prajurit Yonif TP 931/KJ Padamkan Kebakaran Lahan di Kebunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:35 WIB

Pengabdian Berbuah Penghargaan, Imam Syafi’i S.H. Terima Lencana Pancawarsa V Tingkat Jawa Timur

BERITA TERBARU