Momentum Hari Kartini, GOW Sumenep Kuatkan Perempuan Lewat Advokasi Dunia Kerja

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua GOW Sumenep Nyai Jamilah Siradj Saat Memberikan Sambutan di Acara GOW dalam Momentum Hari Kartini

Wakil Ketua GOW Sumenep Nyai Jamilah Siradj Saat Memberikan Sambutan di Acara GOW dalam Momentum Hari Kartini

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat emansipasi perempuan terasa kuat dalam gelaran seminar dan pelatihan advokasi yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep, Rabu (22/4/2026).

Mengusung tema “Perempuan Mandiri, Advokasi untuk Kesetaraan di Dunia Kerja”, kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat posisi perempuan di tengah dinamika dunia kerja yang kian kompetitif.

Nuansa budaya kental terasa sejak awal acara. Para peserta tampil anggun mengenakan kebaya sebagai bentuk penghormatan kepada Raden Ajeng Kartini, simbol perjuangan kesetaraan perempuan di Indonesia.

Wakil Ketua GOW Sumenep, Nyai Jamilah Siradj, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan.

Baca Juga :  HUT ke-42 Satpam, Kapolres Sumenep : Diharapkan Lebih Matang dan Profesional Membantu Tugas Polri

Namun, ia mengakui masih banyak tantangan yang dihadapi perempuan, khususnya dalam dunia kerja.

“Perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan. Tetapi di lapangan, mereka masih menghadapi berbagai hambatan. Karena itu, kemampuan advokasi menjadi sangat penting agar perempuan mampu memperjuangkan haknya secara tepat dan berdaya,” ujarnya.

Nyai Jamilah menekankan, penguatan kapasitas perempuan tidak cukup hanya melalui peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga harus dibarengi dengan pemahaman hukum dan keberanian menyuarakan hak.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Hukum dan HAM GOW Sumenep, Damayanti, menyoroti pentingnya literasi hukum bagi perempuan pekerja. Ia menyebut, banyak perempuan yang belum sepenuhnya memahami hak-haknya di tempat kerja.

“Mulai dari perlindungan hukum, kesetaraan upah, hingga peluang pengembangan karier, semua itu adalah hak yang harus dipahami. Dengan bekal tersebut, perempuan tidak hanya bekerja, tetapi juga mampu melindungi dirinya,” jelasnya.

Tak hanya teori, Damayanti menambahkan bahwa kegiatan ini juga memberikan pembekalan praktis bagi peserta dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan kerja, termasuk strategi advokasi yang efektif.

Baca Juga :  Tidak Pakai Helm Dominasi Pelanggaran Dalam OPS 2024

Sementara itu, narasumber kegiatan, Advokat Hawiyah Karim, mengingatkan bahwa tantangan terbesar yang masih dihadapi perempuan adalah kuatnya budaya patriarki yang mengakar di berbagai sektor.

“Pengaruh patriarki masih sangat kuat dan seringkali memengaruhi posisi perempuan di dunia kerja. Karena itu, kesadaran hukum dan keberanian untuk melakukan advokasi menjadi kunci utama untuk mencapai kesetaraan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, GOW Sumenep berharap lahir perempuan-perempuan tangguh yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga memiliki kemampuan advokasi yang kuat dalam memperjuangkan hak dan kesetaraan di dunia kerja. (REDJAVA****)

Baca Juga :  Bupati Fauzi Serahkan Simbolis PKRE, Warnai Apel Upacara Gabungan

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru