Momen Teristimewa di Hari Lebaran, Bisa Bertemu Saling Mengunjungi dan Memaafkan

Selasa, 25 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Besar SAS74

Keluarga Besar SAS74

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Momentum hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi, kental dengan suasana kebersamaan, keceriaan dan kegembiraan, saling memaafkan dan berkumpul dengan sanak famili dan saudara.

Dan tidak lupa biasanya hidangan khas Sumenep seperti ketupat, lontong dan opor ayam akan tersedia apabila kita berkunjung ataupun silaturahmi ke tetangga ataupun sanak famili.

Tradisi ataupun nuansa lebaran dengan mengunjungi rumah sanak keluarga, tetangga dan orang terdekat hampir terjadi di seluruh daerah tidak terkecuali di kabupaten ujung timur pulau Jawa, Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Babinsa dan Petani Terima Sosialisasi Aplikasi Pemupukan Berimbang di Desa Lenteng Timur

Seperti yang tampak dan terlihat di salah satu rumah warga Desa Pamolokan Kecamatan Kota Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Salah satu keluarga, Wildan saat menerima silaturahmi mengaku tradisi atau kebiasaan rutin saat momen hari raya Idul Fitri yaitu saling mengunjungi antar warga ataupun keluarga masing-masing untuk saling memaafkan.

“Jadi mereka itu secara bergiliran saling mengunjungi dari rumah kerumah famili atau tetangga. Dan itu hampir seluruh warga disini. Itu dilakukan sampai lebaran ketupat atau tujuh hari setelah lebaran Idul Fitri,” ucapnya, Selasa (25/04/2023).

Baca Juga :  Dandim 0827/Sumenep Meriahkan Lomba Kambing dan Dragbike Masa Kejayaan Sumenep

Namun, kata Wildan lebih jauh menjelaskan saling mengunjungi atau silaturahmi antar rumah itu tidak bisa hanya dikunjungi dalam waktu sehari. Namun dilakukan beberapa hari karena rumah yang akan dikunjungi itu lebih dari 20 rumah sanak famili.

“Bisa memerlukan dua hari sampai tiga hari baru selesai. Karna setiap berkunjung dari satu rumah ke rumah diperkirakan membutuhkan 15 sampai dengan 20 menit,” ungkapnya.

Baca Juga :  Semangat Pahlawan Nasional, Polres Sumenep Teguhkan Komitmen Membangun Negeri

Lain lagi bila kita berkunjung ke saudara, Wildan mengaku jika bersilaturahmi ke saudara yang pasti tidak dengan kosong melainkan dengan membawa oleh-oleh.

“Tapi yang paling istimewa dalam nuansa hari raya Idul Fitri itu adalah bisa bertemu saling menjalin silaturahmi dan saling memaafkan satu sama lain,” pungkasnya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Hijrah Menuju Kemajuan, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Sumenep Perkuat Karakter dan Kompetensi
Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi
Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah
Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan
Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama
PGRI Sumenep dan Kadisdik Sepakat Jaga Kondusivitas Pendidikan di Tengah Dualisme Organisasi
Respons Cepat Bencana, Pemkab Sumenep Salurkan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran Dusun Kalompang
Bazar Literasi dan Batik Lebatu SDN Lenteng Barat I Sumenep Tuai Apresiasi, Lahirkan Generasi Kreatif dan Berdaya Saing

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:05 WIB

Hijrah Menuju Kemajuan, Bupati Fauzi Ajak Generasi Muda Sumenep Perkuat Karakter dan Kompetensi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:31 WIB

Mahasiswa Uniba Madura Rilis Film Horor Budaya “Bisikan Luhur”, Angkat Adab dan Kearifan Lokal di Tengah Modernisasi

Senin, 15 Juni 2026 - 22:05 WIB

Semai Literasi ke Pelosok Desa, Perpusling Dispusip Sumenep Sambangi MDT Al Hasni Awwaliyah

Senin, 15 Juni 2026 - 21:08 WIB

Peringati 1 Muharram 1448 H, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Serukan Semangat Perubahan

Senin, 15 Juni 2026 - 19:19 WIB

Anwar Syahroni Yusuf: Kebersihan Berawal dari Diri Sendiri dan Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Berita Terbaru