JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Semangat kemerdekaan tak hanya bergema di alun-alun dan lapangan terbuka. Di balik dinding kokoh dan jeruji besi, nuansa kemerdekaan justru terasa begitu menggetarkan.
Rutan Kelas IIB Sumenep membuktikan bahwa euforia Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 bisa dirayakan penuh suka cita, bahkan oleh mereka yang tengah menjalani masa pembinaan.

“Sebagai pembuka rangkaian kegiatan Bulan Kemerdekaan, Kami Rutan Sumenep menggelar lima jenis perlombaan khusus untuk para warga binaan. Lomba Catur, Voli antar kamar, Bola Joget, Tartil Al-Qur’an, hingga Lomba Adzan digelar meriah dan menyita perhatian,” kata Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep Heri Sutriadi kepada media ini, Selasa (05/08/2025)
Sorak sorai terdengar menggema, menandai betapa semangat kemerdekaan tetap hidup di setiap sudut rutan.
“Tak sekadar lomba, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan mental, spiritual, dan sosial,” jelasnya.
Para warga binaan bukan hanya menjadi peserta aktif, namun juga saling mendukung satu sama lain dalam suasana kekeluargaan yang kental. Keterbatasan fisik tak memadamkan kobaran nasionalisme yang terus menyala di hati mereka.
Lebih lanjut, Heri Sutriadi, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan juga memiliki ruang untuk merayakan kemerdekaan. Ini tentang menghadirkan kegembiraan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan membangun semangat positif dalam diri mereka,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan titik akhir. Beragam perlombaan lain masih akan digelar sepanjang bulan Agustus sebagai bentuk partisipasi aktif warga binaan dalam menyemarakkan HUT RI ke-80.

“Dengan pendekatan yang membangun dan penuh nilai, Rutan Sumenep menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana pembentukan karakter,” pungkasnya.
Dari balik jeruji, para warga binaan membuktikan bahwa semangat merdeka tak bisa dipenjara. Ia tumbuh, menyala, dan menyentuh setiap jiwa yang bersedia bangkit dan berubah. (REDJAVA****)













