JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dengan agenda meninjau langsung Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC). Rumah sakit swasta modern yang baru berdiri di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan ini digadang-gadang menjadi salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Madura.
Kedatangan Menkes disambut hangat oleh jajaran direksi BHC, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Forkopimda, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Dalam kunjungan tersebut, Menkes meninjau sejumlah fasilitas utama, mulai dari ruang rawat inap, laboratorium, ruang isolasi campak, hingga layanan penunjang medis lainnya.
Budi Gunadi menegaskan bahwa hadirnya BHC harus mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat Madura, agar pasien tidak selalu bergantung pada rujukan ke rumah sakit besar di Surabaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapannya masyarakat di sini tidak perlu lagi dirujuk ke Surabaya. Tapi tentu dengan catatan, BHC harus memiliki fasilitas dan tenaga medis yang lengkap, terutama dokter spesialis,” ujar Menkes Budi.
Menurutnya, penyakit yang paling banyak diderita masyarakat saat ini adalah stroke, kanker, dan jantung. Karena itu, ia menekankan pentingnya BHC memprioritaskan fasilitas penanganan tiga penyakit tersebut.
Sementara itu, Direktur BHC, dr. Hartati, menyambut baik kunjungan Menkes sekaligus menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti arahan Kementerian Kesehatan.
“Kami berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Bapak Menteri. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk melengkapi alat medis dan memperkuat tenaga kesehatan, agar pelayanan kepada masyarakat Madura semakin maksimal,” ungkapnya.
Saat ini, RS BHC masih dalam proses akreditasi untuk dapat melayani pasien BPJS. Meski demikian, rumah sakit ini telah memiliki empat dokter spesialis dasar, yakni spesialis anak, bedah, kandungan, dan penyakit dalam.
Kementerian Kesehatan menegaskan, peningkatan fasilitas dan ketersediaan SDM kesehatan adalah kunci untuk menghadirkan layanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas, termasuk di wilayah kepulauan seperti Madura. (REDJAVA****)









