Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'squeaky_ligate' not found or invalid function name in /home/u1556420/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 341
Menilik Logo Gambar MTQ Ke - XL Di Kabupaten Agam - Java Network

Menilik Logo Gambar MTQ Ke – XL Di Kabupaten Agam

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Logo MTQ Ke - Xl

Gambar Logo MTQ Ke - Xl

JAVANETWORK.CO.ID.AGAM – Sebagaimana yang diketahui oleh masyarakat Kabupaten Agam, bahwa sebentar lagi MTQ ke-XL tingkat Kabupaten Agam akan digelar di Kecamatan Palupuh.

Syafril SE Dt. Rajo Api salah seorang anggota DPRD Agam menyatakan “MTQ ke-XL ini akan diadakan dari tanggal 26-30 Mei 2022 yang pusatnya diadakan di lapangan bola Paninggiran Ateh,” ujarnya.

Selanjutnya Datuk Rajo Api menyampaikan “Musabaqoh Tilawatil Qur’an bukanlah sekedar lomba untuk mencari qori-qoriah dan hafid hafidzah terbaik, akan tetapi MTQ adalah suatu upaya konkrit umat Islam untuk menggali nilai-nilai luhur yang terkandung didalam Al qur’an supaya dijadikan sebagai pedoman hidup.” Harapnya melalui telepon siang ini Kamis 19 Mei 2022.

Menilik lebih jauh tentang logo MTQ Tingkat Kabupaten Agam yang Ke-XL ini adalah, tentang dua icon yang sangat berpengaruh besar untuk sejarah dan pun kemajuan Palupuh kedepannya.

Yang Pertama adalah Tugu Perjuangan Palupuh yang mana Tugu ini lebih dikenal dengan Tugu Mobrig. Tugu ini dibangun disaat perang agresi Belanda ke-II. Peletakan batu pertama pembangunan tugu ini tepatnya tanggal 26 Juni 1949, oleh Kepala Polusi Sumatera Tengah.

Posisi tugu ini sebenarnya berada di daerah Nagari Nan Tujuah, yaitunya di Jorong Paninggiran Bawah. Tapi warga sekitar sering menyebutnya tugu tersebut dengan tugu Bancah Laweh. Karena tugu ini berada diujung jembatan yang ada diBancah Laweh.

Tugu Perjuangan Palupuh ini menggambarkan semangat patriotisme dan jiwa nasionalis warga Palupuh dalam menghadapi rencana Belanda yang ingin kembali menjajah Nusantara.

Yang kedua adalah logo gambar bunga Rafflesia. Dimana Rafflesia Arnoldii ini juga terdapat didaerah kecamatan Palupuh

“Rafflesia adalah sebuah genus tumbuhan berbunga yang semua spesiesnya hidup sebagai parasit. Anatomi tumbuhan pada Rafflesia tidak lengkap. Organ tubuh dari Rafflesia hanya berbentuk bunga yang mekar atau kuncup saja. Rafflesia tidak memiliki bagian daun, batang dan akar,” ujar wali Nagari Koto Rantang.

Nofri Agus Parta Wijaya menambahkan “Bunga Rafflesia ini tumbuh dan berkembang di dua jorong di nagari koto rantang, yaitunya jorong Batang Palupuah dan Jorong Sitingkai.” Tutup wali Nagari Termuda Kabupaten Agam ini melalui telepon selular siang ini (19/05/22).

Jadi tidaklah heran dua gambar tersebut digunakan sebagai ikon untuk memperkenalkan kemasyarakat luas tentang sejarah perjuangan warga Palupuh dan potensi wisata alam tentang keberadaan bunga yang ditemukan oleh Dr. Joseph Arnold dan Sir Thomas Stamford Raffles pada 1818 di hutan tropis Sumatera. (RedJava/Tim PPN)

Berita Terkait

PORGASI Sumenep Resmi Merilis Struktur Kepengurusan Pertama: Babak Baru Kebangkitan Olahraga Airsoft di Madura
Razia Hiburan Malam Polres Sumenep, Dua Pemuda Terindikasi Konsumsi Obat Terlarang
Wabup Sumenep Apresiasi Naghfir Institute Bersama Relawan Salurkan Bantuan Korban Bencana Aceh & Sumatera
Penutupan Porasmansa 2025: Malam Spektakuler yang Menjadi Momen Terakhir Kepala SMAN 1 Sumenep
SK Prodi PGMI Resmi Terbit, STEI Walisongo Mantapkan Langkah Cetak Guru Madrasah Profesional
Sentuhan Humanis Polwan Warnai Pengamanan Sholat Jum’at di Kota Sumenep
Momentum Harkodia 2025, DPMPSTP Sumenep Tegaskan Komitmen Zero Korupsi di Layanan Publik
IWO Sumenep Rumuskan Peta Jalan Jurnalisme Digital Lewat Raker 2026 di Kota Batu

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:08 WIB

PORGASI Sumenep Resmi Merilis Struktur Kepengurusan Pertama: Babak Baru Kebangkitan Olahraga Airsoft di Madura

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:26 WIB

Razia Hiburan Malam Polres Sumenep, Dua Pemuda Terindikasi Konsumsi Obat Terlarang

Jumat, 12 Desember 2025 - 23:29 WIB

Wabup Sumenep Apresiasi Naghfir Institute Bersama Relawan Salurkan Bantuan Korban Bencana Aceh & Sumatera

Jumat, 12 Desember 2025 - 22:09 WIB

Penutupan Porasmansa 2025: Malam Spektakuler yang Menjadi Momen Terakhir Kepala SMAN 1 Sumenep

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:41 WIB

SK Prodi PGMI Resmi Terbit, STEI Walisongo Mantapkan Langkah Cetak Guru Madrasah Profesional

Berita Terbaru