JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Kehangatan dan harapan menyelimuti Rumah Dinas Wakil Bupati Sumenep di Jalan Dr. Cipto, Desa Kolor, Selasa (4/3/2025).
Dalam sebuah pertemuan yang sarat makna, perwakilan komunitas disabilitas bersilaturahmi dengan Wakil Bupati terpilih, K.H. Imam Hasyim.
Mereka tak sekadar datang untuk mengucapkan selamat, tetapi juga membawa gagasan besar: Program Pemberdayaan Disabilitas Sumenep (PPDS), sebuah inisiatif yang bertujuan membuka akses lebih luas bagi penyandang disabilitas di berbagai sektor kehidupan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Sholeh, salah satu perwakilan komunitas, menyebut pertemuan ini sebagai momentum penting bagi perjuangan kesetaraan. Baginya, ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata menuju Sumenep yang lebih inklusif dan adil.
“Kami berharap PPDS bisa menjadi jembatan bagi teman-teman disabilitas agar mendapatkan akses lebih baik dalam pendidikan, lapangan pekerjaan, dan kesejahteraan sosial. Kami ingin mereka tidak sekadar bertahan, tetapi berdaya dan berkembang,” ungkapnya penuh semangat.
Sebagai bagian dari langkah awal, PPDS merancang Pondok Ramadhan 1446 H pada 23 Maret 2025 mendatang, sebuah ajang pembinaan spiritual yang diharapkan dapat memperkuat mental dan sosial komunitas disabilitas di Sumenep.
Menanggapi gagasan tersebut, K.H. Imam Hasyim menyatakan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa pemerintahan yang baik adalah yang hadir, mendengar, dan bertindak untuk kesejahteraan seluruh warganya, termasuk mereka yang selama ini sering terpinggirkan.
“Pemerintah harus memastikan hak-hak penyandang disabilitas terpenuhi dengan baik. Saya sangat mengapresiasi inisiatif PPDS dan siap mendukung program-program yang memberi manfaat nyata bagi mereka,” tegasnya.
Lebih dari sekadar janji, harapan pun menggantung tinggi: agar komitmen ini segera terwujud dalam kebijakan nyata dari akses pendidikan yang lebih baik, kesempatan kerja yang setara, hingga fasilitas umum yang benar-benar ramah bagi semua. (REDJAVA****)








