MCC: Wali Kota, Penekanan di Perspektif dan Creative Untuk Pengembangan Ekonomi

Rabu, 16 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memimpin rapat koordinasi (foto: Ist. Kominfo)

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji memimpin rapat koordinasi (foto: Ist. Kominfo)

Javanetwork.co.id, Malang Kota – Operasional Malang Creative Center (MCC) mengintegrasikan konsep bangunan ramah lingkungan menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Malang Creative Center (MCC) di Ruang Sidang, Balai Kota Malang, Jawa Timur, (16/2).

Salah satu faktornya adalah desain baru yang kini sedang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang memiliki lebih banyak ruang terbuka dibanding desain awal. Imbasnya sirkulasi dan pencahayaan alami dapat lebih dimaksimalkan ketimbang penggunaan air conditioner (AC).

Hal tersebut diungkapkan Haris Wibisono, arsitek muda dari Kota Malang yang turut aktif menyumbangkan pemikiran dalam pengembangan MCC bersama berbagai pegiat ekonomi kreatif lain. “Dengan desain baru ini, kita hitung potensi penghematan listrik per tahun bisa sampai 200 ribu watt per tahun. Jadi yang ada di zona-zona tertentu nanti tidak perlu pakai AC,” papar Haris.

Hal ini tentu sangat membantu dalam hal efisiensi biaya operasional MCC yang terus dipersiapkan pengelolaannya. Sementara Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang didapuk sebagai instansi perumus konsep pengelolaan terus berproses, seiring pembangunan fisik yang ditarget rampung tahun 2022 ini.

Sementara itu, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji menekankan bahwa perspektif lain di luar manfaat utama MCC sebagai creative hub (pusat kreatif) pengembangan ekonomi kreatif sangat menarik dan bisa menjadi ‘jualan’. Semuanya tentu demi kemanfaatan MCC bagi pemerintah dan masyarakat Kota Malang.

“Saya rasa ini memperkuat keunikan MCC. Perspektif kita, terus kita kuatkan bahwa MCC adalah lebih dari sekadar bangunan fisik, tapi ada proses, ada peran, ada budaya kolaborasi yang ingin dibangun di sana,” tegas Sutiaji. (*)

Berita Terkait

Kolaborasi Terminal Arya Wiraraja–Bungurasih Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep yang Hendak Kabur ke Bojonegoro
Evaluasi Ombudsman Jadi Alarm, Rutan Sumenep Bergerak, Siap Tingkatkan Kualitas Layanan Publik
Kinerja Moncer, Satlantas Polres Sumenep Digganjar Penghargaan Polda Jatim
Perkuat Integritas Pemasyarakatan, Empat Petugas Rutan Sumenep Dikukuhkan dalam Satops Patnal Jatim
Aprilia Firmadist dari Rutan Sumenep Jadi Kunci Kemenangan PIPAS Madura
Hadiri Muscab PKB Sumenep, Bupati Fauzi Singgung Faktor Hoki, Doa Kiai dan Soliditas Partai
Ledakan Antusiasme Karateka Sumenep, 136 Atlet Berebut Tiket Menuju Porprov Jatim 2026
Integritas Petugas Rutan Sumenep Berbuah Penghargaan Usai Gagalkan Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 08:22 WIB

Kolaborasi Terminal Arya Wiraraja–Bungurasih Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep yang Hendak Kabur ke Bojonegoro

Jumat, 10 April 2026 - 15:57 WIB

Evaluasi Ombudsman Jadi Alarm, Rutan Sumenep Bergerak, Siap Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

Rabu, 8 April 2026 - 18:23 WIB

Kinerja Moncer, Satlantas Polres Sumenep Digganjar Penghargaan Polda Jatim

Rabu, 8 April 2026 - 18:13 WIB

Perkuat Integritas Pemasyarakatan, Empat Petugas Rutan Sumenep Dikukuhkan dalam Satops Patnal Jatim

Senin, 6 April 2026 - 16:27 WIB

Aprilia Firmadist dari Rutan Sumenep Jadi Kunci Kemenangan PIPAS Madura

Berita Terbaru