JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Memasuki 10 hari bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, harga beras dikalangan petani mulai mengalami penurunan. Salah seorang petani asal Desa Paberasan Rahman menuturkan penurunan harga beras tersebut disebabkan petani memasuki panen padi.
“Harga beras saat ini berkisar Rp 900 ribu per kwintal. Padahal sebelumnya tembus mencapai Rp 1,2 juta per kwintal,” ucapnya, sabtu (01/04/2023).
Menurut Rahman harga beras masih berpotensi terus mengalami penurunan dengan semakin banyaknya petani yang panen raya. Diperkirakan untuk wilayah Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep puncak panen akan terjadi pada awal bulan april mendatang.
“Saat masih sedikit yang panen harga turun seratus ribu, lalu turun lagi, dan saat ini sekitar sembilan ratus ribuan,” ungkapnya.
Sedangkan untuk hasil panen sendiri, diakui Rahman cukup bagus bila dibandingkan dengan tahun lalu. Karena tahun lalu banyak padi yang gagal panen karena serangan hama. Petani cuma berharap saat panen padi cuaca bisa mendukung.
“Sudah tiga hari terakhir Sumenep diguyur hujan. Ini bisa menyebabkan padi pasca panen tidak kering saat dijemur,” pungkasnya. (REDJAVA****)











