Martabak Butho Ekspansi di Sumenep, Dari Gerobak Pick-Up Kini Jadi Ikon Kuliner Baru

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Martabak Bhuto Budi Kristanto dan Manajer Pemasaran Anang Hendro Prasetyo

Owner Martabak Bhuto Budi Kristanto dan Manajer Pemasaran Anang Hendro Prasetyo

JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Siapa sangka, sebuah mobil pick-up sederhana yang mangkal di pojok Masjid Jami’ Sumenep bisa melahirkan sebuah fenomena kuliner baru di Kota Keris. Ya, itulah Martabak Butho, jajanan yang kini jadi buruan warga setiap sore hingga larut malam.

Antrean panjang pembeli yang rela menunggu berpuluh menit, aroma martabak manis dan telur yang menggoda, hingga topping melimpah yang jadi ciri khas, menjadikan Martabak Butho bukan sekadar makanan, melainkan gaya hidup baru masyarakat Sumenep.

Kesuksesan itu tak berhenti di satu titik. Setelah bertahun-tahun eksis di depan Masjid Jami’, Martabak Butho kini resmi membuka cabang di depan MIN Kolor. Bahkan, pada Rabu (17/9/2025), gerai baru di depan RSI Kalianget juga diresmikan, menandai langkah serius usaha ini memperluas sayap.

Baca Juga :  Bagi Bantuan Sembako Kepada Keluarga WBP, Rutan Sumenep Laksanakan Program 100 Hari Kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Dua menu utama selalu jadi incaran: martabak manis dengan aneka topping kekinian serta martabak telur dengan variasi rasa yang menggugah selera. Perpaduan adonan empuk, rasa autentik, dan isian melimpah membuat pembeli tak pernah bosan.

“Setiap hari, mulai buka jam 16.00 WIB sampai hampir tengah malam, antrean tidak pernah berhenti. Kadang saya harus menunggu hampir setengah jam, tapi rasanya sepadan,” ujar Rini (27), seorang pembeli asal Lenteng, sembari tersenyum menenteng pesanan.

Budi Kristanto, akrab disapa Butho, sang penggagas sekaligus owner, mengaku bersyukur usahanya mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Namun baginya, Martabak Butho bukan hanya soal keuntungan semata.

“Harapan kami sederhana. Kehadiran Martabak Butho di Sumenep bisa memberi manfaat positif. Kami ingin membuka peluang kerja untuk warga lokal agar bisa tumbuh bersama sebagai bagian dari tim,” kata Butho sapaan akrabnya kepada media ini, Rabu (24/09/2025).

Benar saja, sebagian besar karyawan di setiap cabang merupakan warga Sumenep. Ia menegaskan, kesuksesan ini harus dirasakan bersama, bukan hanya dirinya.

Baca Juga :  Kunker Itwil IV Kemenkumham RI ke Rutan Sumenep Berikan Penguatan Tupoksi Kinerja

Sementara itu, Anang Endro, manajer pemasaran Martabak Butho, menyebut pembukaan cabang baru adalah jawaban dari tingginya antusiasme warga.

“Kami melihat permintaan masyarakat semakin besar. Jadi, ekspansi ini bukan hanya strategi bisnis, tapi komitmen jangka panjang untuk menjadikan Martabak Butho ikon kuliner khas Sumenep,” ungkap Anang.

Menurutnya, konsistensi adalah kunci.

“Di cabang manapun, standar kualitas rasa, bahan, dan pelayanan akan tetap sama. Kami tidak ingin pembeli merasakan perbedaan,” sambungnya.

Fenomena Martabak Butho semakin ramai dibicarakan di media sosial. Warganet kerap membagikan foto martabak dengan topping melimpah, lengkap dengan cerita perjuangan mereka mengantre.

Baca Juga :  Bawaslu Sumenep Apresiasi Launching Rumah Data Bawaslu Jatim, Inovasi Baru Permudah Pengawasan

Tak sedikit yang menyebut, tanpa Martabak Butho, suasana malam di Sumenep terasa kurang lengkap. Di tengah banyak usaha kuliner yang silih berganti, Martabak Butho justru mampu bertahan dengan konsistensi rasa dan pelayanan.

“Kami tidak muluk-muluk. Target kami sederhana, bisa terus tumbuh dan bertahan. Yang penting usaha ini membawa dampak baik bagi masyarakat,” tandas Anang Endro.

Kini, Martabak Butho tak lagi sekadar makanan pinggir jalan. Ia telah menjelma menjadi ikon kuliner baru Sumenep, yang setiap cabang barunya selalu disambut meriah, baik di lapangan maupun dunia maya. (REDJAVA****)

Berita Terkait

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers
Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup
HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini
Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep
Harkopnas 2026, Bupati Sumenep Tegaskan Koperasi Modern Kunci Kemajuan UMKM
Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Prestasi Membanggakan, KPRI RSUD Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat di Hari Koperasi ke-79
Penjual Tahu Bulat Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Gunggung, Ini Hasil Penyelidikan Awal Polisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:31 WIB

Bangun Hubungan yang Lebih Terbuka, Kapolresta Sumenep Sambangi KJS dan PWI, Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:29 WIB

Hadiri Turnamen Bola Kasti HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya, Staf Ahli Bupati Sumenep: Olahraga Tradisional Harus Terus Hidup

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:12 WIB

HUT Ke-60 Korem 084 Jadi Momentum Kebangkitan Bola Kasti di Sumenep, Dandim Sampaikan Pesan Ini

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:41 WIB

Bangun Generasi Tertib Berlalu Lintas, Satlantas Polres Sumenep Hadirkan Police Goes to School di MAN Sumenep

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:31 WIB

Moh. Ramli: Harkopnas 2026 Perkuat Peran Koperasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita Terbaru