JAVANETWORK.CO.ID.SUMENEP – Suasana tenang di Cafe D’LARIS, Jalan Arya Wiraraja, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, mendadak berubah mencekam pada Kamis (3/4/2025) malam.
Seekor ular liar ditemukan berada di dalam kamar mandi cafe tersebut, memicu kepanikan pengunjung dan karyawan. Kejadian ini segera dilaporkan ke layanan darurat Call Center 112 Sumenep oleh seorang pengunjung bernama Mbak Dila.
Laporan diterima pada pukul 21.47 WIB, dengan informasi adanya ular yang bersembunyi di dalam kamar mandi cafe.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menyikapi laporan tersebut, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep segera bergegas menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Kabid Damkar Satpol PP Sumenep, Sugiyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut dan mengungkapkan bahwa timnya bergerak cepat untuk menghindari potensi bahaya bagi masyarakat.
“Begitu laporan diterima, kami segera menurunkan tim evakuasi. Ular tersebut berhasil diamankan dengan teknik yang tepat untuk memastikan keselamatan baik bagi tim penyelamat maupun masyarakat sekitar,” ujar Sugiyanto saat dikonfirmasi, Jum’at (04/04/2025).
Proses evakuasi berjalan lancar tanpa insiden tambahan. Setelah berhasil diamankan, ular tersebut dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dan jauh dari permukiman warga.
Sugiyanto juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang jika menemukan hewan liar di sekitar lingkungan mereka dan segera menghubungi layanan darurat agar penanganan dilakukan oleh petugas yang berkompeten.
“Kami mengapresiasi respons cepat masyarakat dalam melaporkan kejadian ini. Jika menemukan hewan liar atau buas di pemukiman, jangan panik dan jangan mencoba menangani sendiri. Segera hubungi kami melalui layanan 112 agar dapat ditangani dengan prosedur yang aman,” tambahnya.
Sugiyanto juga menjelaskan bahwa tim Damkar telah dilatih khusus untuk menangani berbagai situasi darurat, termasuk evakuasi hewan liar yang dapat mengancam keselamatan warga.
“Kami tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai kasus darurat lain, termasuk ular, tawon, hingga penyelamatan hewan yang terjebak. Kami siap siaga 24 jam untuk memastikan keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa kemunculan ular di pemukiman sering kali disebabkan oleh perubahan lingkungan, terutama pada musim hujan atau saat habitat alami mereka terganggu.
“Ular sering mencari tempat yang lebih hangat dan aman, terutama di area yang lembab seperti kamar mandi atau saluran air. Oleh karena itu, kami selalu mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menutup akses yang memungkinkan hewan liar masuk ke dalam rumah atau tempat usaha,” jelas Sugiyanto.
Selain itu, Sugiyanto juga mengingatkan bahwa masyarakat sebaiknya tidak mencoba menangkap atau mengusir ular sendiri tanpa keahlian yang memadai.
“Banyak orang yang mencoba menangani ular dengan cara yang salah, seperti memukul atau mencoba menangkap tanpa perlengkapan yang aman. Ini justru bisa berisiko bagi diri sendiri. Lebih baik segera menghubungi kami agar penanganan dilakukan dengan metode yang benar,” pungkasnya.
Sementara itu, pihak Cafe D’LARIS menyatakan akan meningkatkan langkah-langkah keamanan serta melakukan pemeriksaan rutin di sekitar area bangunan untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga untuk tetap waspada terhadap potensi kemunculan hewan liar, terutama di lingkungan yang berbatasan dengan area alam terbuka.
Dengan sigapnya tim Damkar Satpol PP Sumenep, situasi darurat dapat segera teratasi tanpa menimbulkan korban atau kerusakan. (REDJAVA****)









